Frank De Boer Dipecat Karena Politik Inter

Menurut Ronald de Boer, Frank tidak bisa fokus melatih Inter karena aspek politik dicampur aduk dengan sepakbola.

Ronald de Boer menyalahkan aspek politik Inter atas pemecatan saudaranya, Frank. Mantan pelatih Ajax itu menggantikan Roberto Mancini musim panas ini, tapi hanya bertahan tujuh laga dan dipecat kemarin (1/11) sore WIB.

"Skuat Inter berisi 29 pemain dengan rata-rata usia 27 tahun," ungkap saudara kembar Frank itu pada Voetbal International. "Mereka adalah pesepakbola yang sudah mencatatkan prestasi di level teratas sepakbola dan Anda harus menjaga mereka tetap bahagia."

"Sebagian dari mereka adalah pemain internasional negara dan mendapat gaji besar. Ukuran skuat tersebut memberikan dampak besar bagi saudara saya."

"Pihak klub menginginkannya sebagai pelatih untuk menciptakan gaya bermain baru dan memulai proyek sukses. Frank langsung punya dua masalah: para pemain tidak cukup fit, sementara Serie A sudah sangat dekat ketika ia masuk."

"Hal lainnya adalah, memimpin skuat besar membutuhkan banyak waktu, sementara ia harusnya fokus pada masalah sepakbola. Lalu ada aspek politik. Tekanan besar dari media dan masalah antara kapten Mauro Icardi dan fans."

"Sebagai pelatih, Anda ingin fokus pada sepakbola, tapi di klub seperti Inter, hal ini tak selalu mungkin," tandasnya.

Walau sudah memecat De Boer, Nerazzurri belum mendapatkan pengganti permainan di kursi pelatih.