Freddy Adu Ungkap Masalah Di Balik Kegagalannya Gabung Klub Polandia

Pemain yang pernah diprediksi akan menjadi bintang itu kini kesulitan mencari klub, ia bahkan ditolak oleh pelatih klub Polandia Sandecja Nowy Sacz.

Mantan pemain timnas Amerika Serikat Freddy Adu pergi ke Polandia dengan harapan bisa kembali menghidupkan karirnya, tapi ia justru mendapatkan info yang mengecewakan dan menemui jalan buntu dalam usahanya untuk kembali bermain.

Pemain yang kini telah berusia 28 tahun itu pernah menjadi salah satu pesepakbola yang dianggap memiliki bakat besar atau disebut sebagai wonderkid ketika DC United menjadikannya atlet termuda yang pernah menandatangani kontrak profesional di Amerika Serikat pada 2004.

Tapi sayangnya tekanan yang terlalu besar nampaknya membuat ia mengalami kesulitan dalam mengembangkan karir. Adu kerap berganti-ganti klub. Sejauh ini ia telah membela 13 klub di sembilan negara berbeda.

Klub yang baru saja promosi ke kompetisi teratas Polandia Sandecja Nowy Sacz nyaris saja menjadi klub ke-14 dalam karir Adu. Namun ada hal yang membuatnya gagal bergabung dengan klub tersebut.

"Setelah saya keluar dari bandara saya tahu ada sesuatu yang tidak beres karena saya diminta berfoto dengan menggunakan syal tim," ungkap Adu seperti dikutip dari laporan Ives Galarcep.

"Saya telah menegaskan tidak ingin ada wartawan atau sesi foto dan sejenisnya tapi hal itu dihiraukan. Beberapa jam kemudian saya mengetahui sang pelatih memberikan komentar tentang saya, ia menyatakan tidak tahu jika saya akan datang atau mungkin saya memang bukan pemain yang ia inginkan."

Sebelumnya pihak Sandecja menyatakan akan mengambil keputusan terkait Adu setelah sang pemain menjadi tes medis, tapi pelatih klub Polandia itu Radoslaw Mroczkowski mengatakan tidak menginginkan sang penyerang.

"Itu lelucon. Saya membaca di media tentang masa trialnya. Saya bertanya kepada direktur olahraga mengapa dia tidak memberi tahu saya apapun [tentang Adu]," ujar Mroczkowski kepada Sportowefakty.pl.

"Ia hanya mengirimkan pesan yang menyebutkan akan ada pemain yang menjalani trial dan itulah yang mereka tahu. Pihak pemasaran tahu, para staf di klub ini tahu. Hanya pelatih yang tidak tahu siapa peserta trial tersebut."

Adu pergi ke Sandecja dengan harapan bisa menjalani masa trial yang sukses sehingga bisa mendapatkan tawaran kontrak. 

Ia sebenarnya ingin terus berlatih tanpa mendapat sorotan. Sebelumnya Adu merasa ada beberapa klub yang hanya mendatangkannya demi tujuan mendapatkan perhatian media bukan karena memang tertarik pada kemampuannya di lapangan.

Adu menyadari hal tersebut kembali terjadi kepadanya ketika ia mendapatkan banyak telepon dari media asal Polandia saat berada dalam perjalanan dari bandara menuju stadion. Situasi semakin memburuk.

"Saya menunggu tiga jam di stadion hanya untuk bertemu dengan direktur teknik yang sedang mengadakan pertemuan dengan sang pelatih, dan ketika itu saya mengetahui mereka tidak berada di pemahaman yang sama," kata Adu.

"Saya tidak bisa berada di situasi seperti itu karena saya pernah merasakannya dan itu merupakan awal dari sebuah bencana."

Adu mendapatkan ketertarikan dari beberapa klub divisi dua Polandia saat ia berada di negara tersebut, tapi pengalaman yang buruk dengan Sandecja telah membuatnya merasa tidak nyaman dan ia telah siap kembali ke Amerika Serikat untuk mencari situasi yang lebih stabil. 

"Saya tahu, saya telah cukup lama tidak bermain dan harus segera menemukan sebuah tim untuk kembali bermain, tapi itu harus terjadi di klub dan waktu yang tepat. Saya tidak boleh terburu-buru dan kemudian tidak mendapatkan menit bermain yang saya butuhkan," ujar Adu.

CM/FM Wonderkid Fail

Freddy Adu Tampa Bay Rowdies NASL 10032015

Freddy Adu USA 050114

Karir Adu sempat diprediksi akan bersinar. Di awal perjalanan karirnya ia sempat membela Benfica (2007-2011) dan AS Monaco (2008-2009) namun gagal menunjukkan performa terbaiknya. Terakhir kali ia bermain secara profesional adalah saat memperkuat Tampa Bay Rowdies yang berkompetisi di Liga Sepakbola Amerika Utara (NASL) pada 2016.

Adu pernah tampil memperkuat timnas Amerika Serikat pada periode 2006 hingga 2011. Ia mencatatkan 17 penampilan dan mencetak dua gol untuk negaranya.