Gabung Persib Bandung, Michael Essien Diplot Sebagai Gelandang Serang

Pelatih Djadjang Nurjaman menyebut kedatangan Michael Essien menambah alternatif dalam skuat Maung Bandung.

Transfer Michael Esssien ke Persib Bandung menghebohkan sekaligus mengejutkan. Essien bikin geger berkat statusnya sebagai bintang dunia yang pernah membela Chelsea, Real Madrid, dan AC Milan.

Di lain pihak, kedatangannya dapat dibilang berlawanan dengan kebutuhan Persib. Apa lagi pelatih Djadjang Nurjaman sendiri pernah menyatakan dirinya sangat membutuhkan tambahan kekuatan di lini serang Maung Bandung, sementara Essien selama ini dikenal sebagai gelandang jangkar.

Namun, Djanur menegaskan Essien tidak hanya mampu bermain di satu posisi. Sang pelatih berencana memplot bintang asal Ghana itu lebih ke depan dan berperan sebagai gelandang serang. Dengan demikian, tidak ada perubahan signifikan dalam skema Persib seturut kehadiran Essien.

"Tidak [mengubah skema], justru yang saya tahu dia ini adalah pemain di posisi holding midfielder, tapi dia punya kelebihan dengan bisa menempati posisi attacking midfielder," katanya saat dijumpai wartawan di Graha Persib, Bandung, Selasa (14/3).

"Saya pikir dengan masuknya Essien, kita bisa punya alternatif. Walau dia sering main di posisi holding midfielder tapi dengan cara mainnya dia bisa dribbling, shooting, dan bahkan cetak gol."

"Jadi, mungkin saja kita mainkan sebagai attacking midfielder, tinggal lihat situasinya seperti apa di lapangan nanti, " jelasnya.

Djanur juga menepis sentimen yang menyebut perekrutan ini sebagai panic buying Persib untuk mengembalikan klub ke tren juara setelah gagal di kompetisi musim lalu Indonesia Soccer Championship dan Piala Presiden 2017 beberapa hari belakangan.

"Alhamdulillah, kami bisa menutup rapat-rapat sebelum datang kejutan pada hari ini. Sebetulnya ini memang bukan dadakan, tapi sudah berjalan tiga pekan hingga satu bulan hingga akhirnya kita bisa merealisasikan pemain yang kita harapkan bisa membantu tim di liga nanti, " tutupnya.