Gagal Berlaga Di Olimpiade 2016, Paulo Dybala Fokus Ke Liga Champions

Setelah dilarang memperkuat Argentina di Olimpiade 2016, Dybala mengaku fokus membantu Juventus yang berambisi menjuarai Liga Champions musim depan.

Striker Juventus, Paulo Dybala, mengaku sempat berhasrat untuk memperkuat Argentina di Olimpiade 2016. Setelah akhirnya tidak dikabulkan, Dybala pun fokus untuk membantu I Bianconeri menjadi juara Liga Champions musim depan.

Selain tidak masuk kalender FIFA, Juventus melarang Dybala untuk tampil di Olimpiade 2016 demi menjaga kondisinya tetap prima. Meski baru satu musim berseragam Juventus, Dybala bakal menjadi andalan lini depan seiring kepergian Alvaro Morata yang kembali dibeli oleh Real Madrid.

"Saya telah berbicara kepada klub, dewan direksi dan pelatih Massimiliano Allegri. Akan tetapi, saya tidak bisa bergabung (dengan skuat Argentina di Olimpiade 2016)," beber Dybala, seperti dilansir Tyc Sports.

"Mereka menganalisis semua keadaan. Kami bertekad menjuarai Liga Champions sehingga ingin semua pemain melalui pramusim dengan baik."

"Kami tidak melalui pramusim yang baik musim lalu dan ada 40 masalah cedera sepanjang musim. Itu alasannya mereka ingin semua pemain siap untuk pemusatan latihan."

Juventus berhasil melaju ke final Liga Champions musim 2014/15. Namun, langkah Gianluigi Buffon dan rekan-rekan dihentikan Bayern Munich di babak 16-Besar musim lalu.

Dybala baru dibeli oleh Juventus dari Palermo pada musim panas lalu. Pemain berusia 22 tahun itu menyumbangkan 23 gol dan sembilan assist bagi I Bianconeri dari 46 penampilan di semua kompetisi.