Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia, Belgia Minta Kompensasi FIFA

Jika FIFA terbukti melakukan korupsi dalam proses pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2018, KBVB siap meminta ganti rugi.

Di tengah investigasi kasus korupsi yang melanda FIFA, federasi sepakbola Belgia (KBVB) siap meminta biaya kompensasi kepada badan tertinggi sepakbola dunia itu terkait kegagalan Belgia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018.

Sebelumnya, KBVB bersama federasi sepakbola Belanda (KNVB) mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018, namun mereka hanya duduk di peringkat ketiga dan kalah bersaing dengan sang pemenang bidding, Rusia.

Total, KBVB dilaporkan mengeluarkan biaya €4,3 juta dalam proses pencalonan tuan rumah turnamen sepakbola terakbar tersebut. KBVB pun meminta ganti rugi biaya tersebut jika FIFA terbukti bersalah menerima suap.

“Jika suap tersebut terbukti, normal bagi kami untuk mencari ganti rugi. Federasi telah mengeluarkan banyak uang dan tenaga dalam proses pencalonan ini,” tutur Presiden KBVB Francois De Keersmaecker kepada Het Nieuwsblad.

Kasus korupsi FIFA kini masih terus diinvestigasi. Terkini, pada Rabu (16/6) kemarin ditemukan 53 transaksi bank mencurigakan yang diduga terkait dengan pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

 

Topics