GALERI: Pemenang & Yang Tak Beruntung Minggu Ini

Gelaran kompetisi domestik di Eropa minggu ini menyajikan beragam aksi menarik, yang juga memunculkan dua sisi mata uang, pemenang dan mereka yang tak beruntung.

OLEH TAUFIK BAGUS

Kompetisi domestik Eropa di akhir minggu ini berjalan menarik dan penuh drama. Pemandangan di papan skor pun tak sedikit yang memunculkan kejutan.
Goal Indonesia menyajikan kepada Anda betapa menariknya kompetisi di pekan ini dengan siapa yang berperan sebagai pemenang dan siapa yang menjadi pecundang.

Tak bisa dimungkiri, duel antara Chelsea dan Swansea City di Stamford Bridge pada akhir minggu ini menjadi panggung buat Diego Costa menegaskan posisi sebagai salah satu striker terbaik di Eropa saat ini.

Tiga gol dilesakkannya ke gawang Swansea, di mana di setiap masing-masing gol tersebut ia menunjukkan kualitas dalam hal potitioning dan timing yang tepat menyambut bola. Diego Costa pantas menjadi bintang di laga ini.

Pecundang pertama di minggu ini adalah Liverpool. Runner up Liga Primer Inggris musim lalu itu tampil mengecewakan. Gelombang serangan yang dibangun tak memberikan ancaman berarti buat Aston Villa.

Tak hanya itu saja, Liverpool juga sepertinya masih harus membenahi sejumlah lini, terutama belakang dan depan, di mana ada ketergantungan besar terlihat pada pemain tertentu. PR besar buat Brendan Rodgers.

Lionel Messi tampil bagus, tapi kredit spesial pantas diberikan kepada bintang Barcelona lainnya, Neymar. Bagaimana tidak, karena kapabilitas, kesigapan, akurasi dan kemampuannya membaca permainan dan arah bola, plus aksi individu ciamik, yang membawa Barcelona menang 2-0 atas Athletic Bilbao di Nou Camp.

Neymar juga seakan melanjutkan performa impresifnya bersama tim nasional Brasil minggu lalu dan hal ini tentunya menjadi sesuatu yang menguntungkan buat Barcelona.

Gagal bersinar di Manchester United, Shinjia Kagawa pun pulang ke Borussia Dortmund. Bintangnya pun langsung bersinar saat menjalani laga pertamanya di Signal Iduna Park.

Menghadapi Freiburg, Kagawa tampil sebagai starter, memberikan andil atas salah satu gol Dortmund dan juga memberikan kontribusi nyata pada gol berikutnya. 'Debut' menyenangkan buat Kagawa pastinya.

Tak ada kekalahan terhadap PSG saat bertandang ke Rennes. Tapi dengan status mereka sebagai juara bertahan yang begitu dominan di Ligue 1 Prancis musim lalu, hasil seri pastinya merupakan hasil yang sangat mengecewakan.

Tak hanya itu saja, PSG juga tampil tak meyakinkan terutama dalam memaksimalkan sejumlah peluang di depan gawang lawan. Di Ligue 1, bisa dikatakan PSG masuk dalam salah satu tim pecundang.

Ada satu nama yang begitu mencuri perhatian di Ajax Amsterdam akhir minggu ini, yaitu Arkadiusz Milik. Kengototan yang ditunjukkan sepanjang laga berujung pada dua gol dan tiga angka buat Ajax.

Adalah Heracles Almelo yang menjadi korban kengototan dan determinasi Milik di laga ini dan ia pantas masuk dalam nominasi pemain terbaik Eredivisie Belanda minggu ini.

Manchester United akhirnya bisa memetik kemenangan dan Angel Di Maria pantas mendapat kredit khusus atas sukses ini karena gol dan assistnya.

Tak hanya itu saja, Di Maria juga menjadi pemain paling menonjol di laga melawan Queens Park Rangers lewat umpan terukur, aksi individu dan pergerakan tanpa bola yang mengesankan. United sangat beruntung bisa memilikinya.

Pesta gol terjadi di Giuseppe Meazza dan Mauro Icardi serta Pablo Osvaldo menjadi aktor penting terkait pesta gol tersebut. Masing-masing dari mereka mencetak dua dari tujuh yang bersarang ke gawang Sassuolo.

Tak hanya mencetak gol, Icardi dan Osvaldo juga tampil kontributif lewat pergerakan dan assist yang mereka berikan untuk terciptanya gol-gol lain di laga ini. Inter pun kembali mendapatkan status mereka sebagai salah satu tim paling berbahaya di musim ini.

Jangan tanyakan apa yang terjadi dengan Real Madrid belakangan ini, tapi yang pasti mereka sudah tampil mengecewakan publik mereka. Terakhir, saat skuat asuhan Carlo Ancelotti ditekuk Atletico Madrid 2-1 di Santiago Bernabeu.

Label pecundang pun langsung disematkan ke kubu Real Madrid. Pasalnya kekalahan ini bukan sekadar kekalahan biasa, tapi kalah di laga sarat gengsi di partai derby adalah hal yang tak bisa dimaafkan. Apalagi sebelumnya Real Madrid juga kalah melawan Real Sociedad.

Satu lagi pesta gol yang melibatkan tim asal Milan. Adalah AC Milan, bersama AC Parma, berpesta gol di Ennio Tardini. Yang lebih menggembirakan buat publik Milan, skuat Filippo Inzaghi yang bisa mencatat kemenangan.

Sembilan gol tercipta di Tardini dengan laga berjalan sepenuhnya menarik. Dan tak hanya gol, laga juga diwarnai dengan keluarnya sepuluh kartu kuning dan dua kartu merah, plus satu gol bunuh diri. Statistik yang menarik dan kesuksesan tersendiri buat Milan.

addCustomPlayer('12vpq2gcav7p4145hxea3k767a', '', '', 620, 540, 'perf12vpq2gcav7p4145hxea3k767a', 'eplayer4', {age:1407084748852});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics