Gara-Gara 'Flare', Persija Jakarta Didenda Rp75 juta

Jika penonton Persija menyalakan flare kembali di laga kandang, untuk pertandingan kandang selanjutnya tim ibu kota dilarang dengan penonton.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI memutuskan untuk menghukum Persija Jakarta, menyusul tingkah laku suporter yang kurang baik saat menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 10 Agustus 2014.

Yang dimaksud tingkah laku suporter yang kurang baik adalah, beberapa penonton pada laga itu menyalakan petasan dan flare di dalam stadion. Maka itu, komdis menjatuhi hukuman denda sebesar Rp75 juta kepada manajemen Persija. Sebelumnya, Persija juga pernah terkena hukuman serupa dari komdis, terkait laga kandang melawan Semen Padang, 8 Februari lalu.

Namun, ketika itu manajemen tim Macan Kemayoran hanya disanksi denda sebesar Rp50 juta. "Ini pengulangan dan sesuai peraturan yang ada, denda diakumulasikan naik Rp25 juta," ucap Hinca Pandjaitan, ketua Komdis PSSI.

"Bila kejadian serupa terjadi lagi, otomatis Persija tidak bisa menggelar pertandingan dengan penonton di kandang," tegasnya.

Selain itu, komdis juga menghukum panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persitara Jakarta Utara dengan denda Rp25 juta. Menyusul, panpel Persitara dianggap tidak mampu menyelenggarakan pertandingan melawan Persih Tembilahan, 11 Agustus lalu.

“Komdis berhak tahu apa yang terjadi sebenarnya. Dan gagalnya pertandingan melawan Persih, komdis memutuskan untuk menghukum Persitara dengan menyatakan kalah 3-0, nilai dikurangi tiga, dan denda Rp25 juta," jelas Hinca

Komdis sendiri masih menunggu penjelasan dari pihak panpel Persitara. Dua kali surat panggilan sudah dilayangkan oleh komdis, namun masih belum direspons panpel Persitara.
addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.