Gary Pallister Sempat Terlibat Friksi Dengan Roy Keane

Di akhir kariernya di Manchester United, Pallister mengaku tidak memiliki hubungan yang baik dengan Keane.

Mantan bek Manchester United Gary Pallister mengaku sempat terlibat friksi dengan gelandang Roy Keane.

Permasalahan bermula di musim terakhir Pallister membela Setan Merah, 1997/98. Waktu itu, bek sentral tersebut memiliki perbedaan pendapat dengan Keane di saat pra-musim.

Dalam keterangannya, Pallister menyebutkan bahwa masalah tersebut sejatinya bisa diselasaikan andai salah satu dari mereka memilih untuk meminta maaf terlebih dahulu.

“Kami bersitegang di tur pra-musim. Kami lantas tidak saling berbicara. Itu aneh. Itu tidak seperti kami saling membenci. Kami hanya dua orang yang keras kepala untuk berkata, ‘Sini, selesaikan…’ Kami harusnya saling berjabat tangan dan berdamai," ujarnya seperti dikutip dari ESPN.

“Namun kini kami malah bergurau terkait insiden itu, namun kala itu tidak ada di antara kami yang memulai untuk berkata: ‘Mari lupakan ini’. Itulah betapa keras kepalanya kami kala itu.

“Namun ketika saya hendak hengkang ke Middlesbrough, saya pergi untuk mengemas barang saya di ruang ganti di The Cliff [tempat latihan United yang lama] dan Roy berjalan menaiki tangga sebagaimana saya yang ingin turun, dia mulai tertawa, saya pun juga.

“Kami lantas berjabat tangan dan dia berkata: “Saya mendoakan yang terbaik untukmu, big man’, dan kami mulai kembali berbicara setelah itu. Itu adalah sesuatu yang gila, dua orang yang keras kepala.

“Terakhir kali saya melihatnya adalah di pertandingan Liga Champions. Dia datang ke hotel saya dan kami duduk bersama untuk menikmati kopi dan berbincang. Dia adalah teman yang baik.

“Saya mengagumi Roy untuk gayanya dan fakta bahwa dia selalu mengeluarkan uneg-unegnya. Dia berbicara terus terang mengenai pandangannya dan mengatakan apa yang dia rasakan – entah itu benar atau salah, tapi Anda harus mengagumi itu.”