Gillette Moment Of Steel Grup C: Eksekusi Menentukan Yunani

Georgios Samaras menjadi pahlawan lolosnya Yunani ke 16 besar Piala Dunia 2014 berkat eksekusi penalti pada menit ketiga tambahan waktu babak kedua!

Yunani berhasil mencatat sejarah untuk kali pertama lolos ke babak gugur Piala Dunia setelah menundukkan Pantai Gading 2-1 dalam partai dramatis di Estadio Castelao, Fortaleza, Selasa (24/6) kemarin.

Sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia, Yunani tak pernah melebihi fase grup dan tercatat hanya pernah satu kali menang dalam tota enam pertandingan pada 1994 dan 2010. Hellas pun tidak memulai turnamen edisi 2014 dengan baik, yaitu kalah telak 3-0 dari Kolombia. Situasi mulai membaik setelah perlawanan mereka memaksa Jepang harus puas dengan satu poin hasil bermain imbang tanpa gol.

Dalam kondisi tidak diunggulkan di laga pamungkas, Yunani membalikkan perkiraan semua orang. Pantai Gading sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos dari Grup C. Kedua tim ini saling berlomba mencetak sejarah karena sama-sama belum pernah mencapai babak gugur Piala Dunia.

Andreas Samaris membuka keunggulan Yunani tiga menit sebelum jeda setelah diawali kesalahan Cheick Tiote memberikan operan. Les Elephants baru bisa membalas pada menit ke-74 melalui Wilfried Bony setelah memanfaatkan sodoran Gervinho. Kedudukan imbang cukup bagi Pantai Gading untuk lolos.

Yunani mati-matian berupaya mengejar. Tercatat total tiga kali upaya mereka membentur tiang gawang. Ketika harapan mulai sirna, Giovanni Sio melanggar Georgios Samaras di kotak penalti sehingga wasit Carlos Vera menunjuk titik putih. Insiden itu terjadi saat pertandingan sudah menginjak tambahan waktu. Samaras sendiri yang maju sebagai eksekutor dengan tenang mengirimkan bola menjauhi jangkauan kiper Boubacar Barry. Skor 2-1 dan Yunani pun melaju!

Terbuka pula kemungkinan Yunani mencetak sejarah baru lain melaju hingga babak delapan besar. Di babak 16 besar, Yunani akan bersaing dengan sesama tim kejutan lain, Kosta Rika, untuk mewujudkannya.

Seperti halnya dalam bercukur, dalam sepakbola hasil terbaik ditentukan oleh ketelitian. Ketika aspek terkecil dapat menentukan perbedaan antara menang dan kalah, kekuatan mental dan fisik sangat diperlukan - sebuah bukti penampilan Setangguh Baja. Untuk para fans sepakbola yang digerakkan gairah dan semangat setangguh baja, Gillette memperkenalkan Special Edition Brazil Team Razor - yang sudah tersedia di toko-toko di berbagai penjuru dunia dalam lingkup waktu terbatas.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang silet Gillette Special Edition, aktivitas in-store seru, dan berbagai hadiah menarik kunjungi www.facebook.com/GilletteIndonesia.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics