Gillette Player of Passion 1990: Lothar Matthaus

Matthaus mengapteni timnya dan mencetak empat gol dalam perjalanan menjadi juara sebagaimana mereka yang mengalahkan Argentina di final.

Lahir pada 1961, Lotthar Matthaus pindah ke Borussia Monchengladbach di usia 18 tahun. Matthaus kemudian mulai menunjukkan kelasnya hingga akhrinya membuat debut internasional tidak lama setelah itu.

Piala Dunia pertamanya datang pada 1980 dan berlanjut hingga lima gelaran – sebuah catatan yang tak sanggup disaingi oleh pemain lain. Dalam hal ini, Piala Dunia 1990 merupakan momen paling bersejarah buatnya sebagaimana ia yang mencetak empat gol dan mengapteni timnya untuk menjadi juara.

Sebelum turnamen itu digelar, ia memilih pindah ke Italia dengan memutuskan bergabung dengan Inter Milan dan menahbiskan diri sebagai gelandang luar biasa di sana.

Die Mannschaft mengalahkan para pesaing mereka dan melaju ke partai final untuk menghadapi Diego Maradona yang memimpin Argentina. Akan tetapi, La Albiceleste bukan lawan sepadan buat Matthaus dan tim Jermannya sebagaimana mereka yang menggenggam kemenangan 1-0.

Sang playmaker sampai saat ini masih memegang rekor penampilan internasional terbanyak untuk Jerman dengan 150 caps, sebuah catatan yang jelas merefleksikan kehebatannya. Matthaus juga menjadi pemain pertama yang memenangkan gelar Fifa World Player of the Year pada 1991.

Seperti halnya dalam bercukur, dalam sepakbola hasil terbaik ditentukan oleh ketelitian. Ketika aspek terkecil dapat menentukan perbedaan antara menang dan kalah, kekuatan mental dan fisik sangat diperlukan - sebuah bukti penampilan Setangguh Baja. Untuk para fans sepakbola yang digerakkan gairah dan semangat setangguh baja, Gillette memperkenalkan Special Edition Brazil Team Razor - yang sudah tersedia di toko-toko di berbagai penjuru dunia dalam lingkup waktu terbatas.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang silet Gillette Special Edition, aktivitas in-store seru, dan berbagai hadiah menarik kunjungi www.facebook.com/GilletteIndonesia

Topics