Gim Football Manager Bantu Jonny Evans Masuk Timnas Irlandia Utara

Mantan bek Manchester United itu masuk ke timnas setelah namanya ditemukan oleh putra asisten pelatih Irlandia Utara saat itu.

Bek West Bromwich Albion, Jonny Evans mengungkapkan jalan sebenarnya yang membawa dirinya bisa masuk ke tim nasional Irlandia Utara.

Ternyata, gim Football Manager, yang merupakan sebuah permainan simulasi sebagai manajer sepakbola, memiliki pengaruh besar dalam perkembangan karier internasional sang pemain berusia 29 tahun.

Di awal kariernya Evans memperkuat Manchester United dan dirinya justru mendapatkan panggilan memperkuat Irlandia Utara ketika belum pernah tampil bersama Red Devils atau tepatnya saat masih dipinjamkan ke klub Belgia, Royal Antwerp.

"Sebuah cerita yang sebenarnya lucu. Ya, saya kira itu memang lucu," buka Evans kepada blog Graham Hunter yang berjudul Big Interview.

"Saya bermain, saya rasa saat lawan Jerman, untuk tim U-21 [Irlandia Utara] pada sebuah malam Jumat. Saya mendapatkan panggilan [ke tim senior] semalam sesudahnya. Irlandia Utara sebelumnya kalah 3-0 dari Islandia dan [Lawrie] Sanchez tak senang."

"Panggilan saya dapatkan, 'Kami menginginkan Anda di skuat untuk besok pagi.' Sebenarnya waktu itu saya hendak pergi ke klub malam. Lantas saya melupakannya dan kemudian bergabung dengan skuat keesokan harinya."

Evans kemudian melakoni debut seniornya melawan Spanyol, dengan pasukan arahan Lawrie Sanchez memetik kemenangan mengejutkan 3-2. Ternyata sosok yang menjumpai namanya adala asisten pelatih Terry Gibson yang saat itu tanpa sengaja diberitahu putranya yang tengah bermain Football Manager.

"Terry Gibson menjelaskan pada saya alasan mengapa saya bisa mendapat panggilan... Sanchez awalnya sama sekali tak mengenal saya, karena saya hanya bermain sebatas di tim cadangan."

"Ia berkata, 'Kami tidak mengetahui tentang Anda, tapi putra saya melihat Anda di gim Football Manager.'

"Jadi, putranya yang merekomendasikan saya pada ayahnya dan kemudian Terry meneruskannya pada Sanchez, itulah yang terjadi. Saya pada akhirnya bermain di laga itu [menang] 3-2, dengan David Healy mencetak hat-trick."