GoalPedia Piala Dunia: Mencari Juara Beruntun

Sepanjang sejarah Piala Dunia, hanya ada dua negara yang mampu menjadi kampiun dua kali berturut-turut.

Mempertahankan kesuksesan jauh lebih sulit daripada meraih kesuksesan. Ujar-ujar tersebut tak bisa dimungkiri nyaris selalu berlaku di sepakbola. Sebuah kesebelasan juara dipastikan akan mendapat tantangan yang lebih berat dalam kampanye mempertahankan gelar di musim berikutnya.

Simak Liga Primer Inggris yang dalam satu dekade terakhir selalu memunculkan kampiun yang berbeda saban musim. Atau taruhlah Liga Champions yang sejak format baru tak pernah memunculkan juara beruntun, tentu sebelum Real Madrid datang menyabet Si Kuping Lebar secara rakus dalam tiga tahun terakhir.

Narasi serupa juga terjadi di turnamen sepakbola terakbar, Piala Dunia. Jika membicarakan sejarah modern, memang belum pernah ada satu negara yang mampu menjadi kampiun di dua edisi Piala Dunia secara berturut-turut. Namun ketika Piala Dunia masih memperebutkan trofi Jules Rimet, status juara beruntun ternyata pernah terjadi dua kali.

GoalPedia Piala Dunia | H-1 | Juara Beruntun

Italia yang melakukannya pertama kali pada 1934 dan 1938. Namun ketika itu, Italia terbantu oleh intrik politik yang diduga memuluskan langkah mereka menuju tangga juara.

Ada dugaan penyuapan ketika Ivan Eklind, wasit pemimpin final 1934 antara Italia dan Cekoslowakia, bertemu dengan pemimpin fasis Italia Benito Mussolini sebelum pertandingan. Lalu di semi-final 1938, Brasil yang menjadi lawan Italia tidak menurunkan pemain terbaik mereka, Leonidas, yang secara kontroversial diistirahatkan pelatih. Italia lantas mengatasi Brasil sebelum memukul Hongaria di final 1938.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Gli Azzurri tetap tercatat sebagai tim pertama yang mampu mempertahankan trofi Piala Dunia. Italia bahkan menyandang status juara bertahan selama 12 tahun lantaran Piala Dunia ditiadakan akibat Perang Dunia II.

WORLD CUP-1938-ITALY-TEAM-CUP

World cup 1962

Selanjutnya, juara Piala Dunia beruntun juga mampu dicatatkan Brasil. Setelah sakit hati akibat tragedi Maracanazo di Piala Dunia 1950, Brasil menebusnya dengan menjadi raja sepakbola dunia pada 1958 dan 1962, yang merupakan gelar pertama dan kedua mereka.

Di final Piala Dunia 1958, Brasil sukses melibas tuan rumah Swedia 5-2. Seorang remaja 17 tahun bernama Pele menjadi bintang turnamen dengan mencetak enam gol, termasuk dua gol ke gawang Swedia.

Empat tahun kemudian, Pele kembali memperkuat Brasil di Cile 1962, namun ia tidak bermain penuh sepanjang turnamen akibat cedera. Biar begitu, Brasil yang diinspirasi Garrincha dan Vava tetap melaju mulus dan memukul Cekoslowakia di final. Selecao pun resmi menjadi juara beruntun.

Sejak saat itu, belum pernah ada tim yang mampu mengulangi pencapaian itu. Yang paling mendekati adalah Argentina, juara 1986 yang kandas di final 1990, dan Brasil, kampiun 1994 yang takluk di final 1998. Apakah juara bertahan Jerman bisa mengikuti jejak Italia dan Brasil di Rusia 2018?

 

GoalPedia Piala Dunia adalah artikel berseri dari Goal Indonesia tentang fakta-fakta menarik dalam sejarah Piala Dunia yang diterbitkan sejak H-30 sampai kick-off Piala Dunia 2018. Simak daftar lengkapnya di sini!

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Jadwal Timnas Indonesia Di Piala AFF U-19 2018
2. AFC Sanksi Berat Kiper Persija
3. RESMI: Julen Lopetegui Pelatih Baru Real Madrid
4. PSMS Gerilya Lobi Pemain Persija & Persib
5. Sepuluh Pemain Terbaik Dari 32 Kontestan Piala Dunia Versi FIFA 18