Gomes De Oliviera: Pemain Pengganti Faktor Kunci Kemenangan Persiram Raja Ampat

Habib Bamogo dan Errol Simunapendi masuk di babak kedua dan langsung mencetak gol kemenangan Tim Dewa Laut atas Persepam.

LIPUTAN SANDY MARIATNA DARI SLEMAN Ikuti di twitter

Juru taktik Persiram Raja Ampat Gomes de Oliviera mengaku puas dengan kemenangan 2-0 atas Persepam Madura United, dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Maguwoharjo, Minggu (1/6) malam. Terlebih kedua gol tersebut lahir berkat kontribusi dua pemain yang ia masukkan di babak kedua.

Persiram sempat kesulitan memecah kebuntuan meski tampil menyerang dan mendominasi jalannya laga. Barulah ketika Habib Bamogo masuk di menit 46 yang dilanjut dengan dimainkannya Errol Simunapendi di menit 73, keadaan berubah. Di menit 87, Errol sukses menyambar bola muntah tendangan bebas Mbida Messi yang sempat mengenai mistar. Dan di masa injury time, sepakan terukur Bamogo sukses mengunci kemenangan Tim Dewa Laut.

“Kita dapat target, menang dua kali di kandang [setelah pekan lalu membekap Persela Lamongan]. Ada pergantian pemain yang memang benar-benar memuaskan. Habib masuk memberi kontribusi besar, lalu Errol masuk dan langsung cetak gol. Sungguh luar biasa,” ujar Gomes selepas laga.

“Sulit melawan tim yang mengincar satu poin karena Madura displin jaga lawan dan bertahan dengan baik. Kami sendiri terlalu terburu-buru mencetak gol. Terlalu sering melepaskan umpan lambung padahal postur kami terbilang pendek. Saya lalu meminta anak-anak memainkan umpan-umpan pendek dan bermain lebih cepat. Dan ternyata di menit-menit akhir kami bisa mencetak gol ketika lawan kelelahan,” tuturnya.

Lebih lanjut, pelatih asal Brasil itu juga membahas kondisi Habib Bamogo, striker anyar Persiram yang dalam dua laga terakhir kontra Persela dan Persepam sudah mencetak satu gol dan satu assist. “Habib baru pulang dari negaranya, jadi kondisinya belum 100 persen. Namun, hari ini dia turun tepat di saat tim membutuhkannya. Semoga kondisinya semakin baik di pertandingan berikutnya,” imbuhnya.

Sementara itu, pelatih Persepam Arcan Iurie menerima kekalahan ini. “Permainan kedua tim bagus. Saya sendiri puas dengan permainan anak-anak. Namun, kami harusnya lebih berkonsentrasi di belakang. Selamat untuk Persiram,” tuturnya.

Hasil ini mengangkat posisi Persiram ke peringkat lima klasemen sementara Wilayah Timur usai mengumpulkan poin 20, sekaligus menggusur Persepam dengan selisih dua angka.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.