Gomes De Oliviera Tanggapi Kritik 'Head-To-Head' Dari Widodo C Putro

Madura United mampu menutup paruh musim Liga 1 sebagai juara mengungguli Bali United.

Pelatih Madura United Gomes de Oliviera menanggapi dengan santai keluhan pelatih Bali United Widodo C Putro soal sistem head-to-head yang diterapkan pada kompetisi Liga 1 2017 sejak awal musim.

Madura United menutup paruh musim dengan 32 poin, atau sama dengan Bali United namun unggul head-to-head. Sistem itu disayangkan oleh Widodo karena kedua tim baru bertemu satu kali musim ini.

Widodo menilai bahwa sistem itu harusnya diterapkan ketika kedua tim sudah saling bertemu kandang-tandang. "Kami menang lawan mereka, mau ke mana? Alasan apa pun kami menang," kata Gomes di Jakarta.

"Putaran kedua belum selesai, ini baru putaran pertama dan kompetisi masih panjang. Yang penting Madura United juara putaran pertama," sambung peramu taktik berpaspor Brasil itu.

Soal selisih gol, Laskar Sape Kerrap kalah satu angka dari Bali United dengan 14 gol. Gomes menilai juara paruh musim merupakan pencapaian yang luar biasa untuk Peter Odemwingie cs.

"Ini suatu prestasi yang tidak gampang di suatu kompetisi yang ketat ini. Gila! Jaraknya satu poin, dua poin, tiga poin. Ini sudah cukup bagus, kami harus pertahankan ini di putaran kedua. Akan berat, tapi kami harus bisa."