Graeme Souness: Dengan Atau Tanpa Philippe Coutinho, Liverpool Tetap Sulit Raih Trofi

Menurut mantan pemain dan manajer Liverpool itu, mencegah Coutinho ke Barcelona tidak cukup untuk bisa membuat The Reds menjuarai Liga Primer Inggris.

Mantan pemain dan manajer Liverpool Graeme Souness berpendapat The Reds tetap akan kesulitan menjadi juara Liga Primer Inggris atau Liga Champions meski berhasil mempertahankan Philippe Coutinho.

Coutinho santer dikabarkan akan pindah ke Barcelona, yang sedang mencari pengganti Neymar setelah sang penyerang pindah ke Paris Saint-Germain dengan nilai transfer €222 juta.

Souness merasa sang gelandang serang kemungkinan akan meninggalkan Anfield, dan ia juga melihat tim asuhan Jurgen Klopp itu bukanlah penantang dalam perburuan gelar juara meski berhasil mempertahankan pemain berusia 25 tahun tersebut.

"Saya pikir Klopp perlu untuk memastikan Liverpool bisa menjadi penantang dalam perburuan gelar juara Liga Primer musim depan [2017/18]," kata Souness kepada Sky Sports.

"Menurut saya hal itu, serta melangkah jauh di Liga Champions dan salah satu kompetisi domestik, akan membuat musim berjalan dengan baik baginya." 

Graeme Souness

"Tapi saya tidak bisa melihat mereka mampu menjuarai Liga Champions atau Liga Primer, dengan atau tanpa Coutinho."

Souness merasa waktu munculnya saga transfer Coutinho membuat Klopp berada dalam situasi sulit, karena mereka akan segera menghadapi laga pembuka dalam ajang Liga Primer di markas Watford pada Sabtu (12/8), dan kemudian diikuti laga krusial play-off Liga Champions kontra Hoffenheim.

"Saya pikir dia [Klopp] belum melakukan perekrutan yang cukup bagus untuk bisa bersaing di dua kompetisi terbesar pada musim mendatang," tambah gelandang Liverpool era 1978 hingga 1984 itu.

"Jika mereka kehilangan Philippe Coutinho, mereka akan mendapatkan banyak pemasukan, tapi di periode bursa transfer seperti saat ini, mereka kemungkinan hanya akan menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan seorang pemain yang diragukan bisa menggantikannya."

"Mereka harus berjuang untuk mempertahankan sang pemain tapi pada akhirnya ia yang akan membuat keputusan dan bagi pemain Amerika Latin Barcelona akan selalu menjadi tujuan," ujar manajer Liverpool periode 1991-1994 itu.