Gresik United Asah Fisik & Mental

Laskar Joko Samudro memaksimalkan jeda kompetisi untuk meningkatkan fisik dan mental pemain.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI GRESIK

Gresik United menjadikan libur kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 sebagai kesempatan untuk mengasah fisik dan mental para pemain agar lebih siap menjalani sisa putaran dua.

Laskar Joko Samudro membutuhkan kemenangan di lima laga terakhir mereka pada putaran kedua agar terhindar dari ancaman degradasi. Gresik United saat ini berada di posisi kesepuluh klasemen sementara wilayah barat dengan torehan 13 poin.

Manajer Gresik United Bagoes Cahyo Yuwono mengungkapkan, dari hasil evaluasi, skuat asuhan Angel Alfredo Vera ini masih lemah dalam hal fisik. Daya tahan setiap pemain selalu kedodoran saat pertandingan berlangsung. Kelemahan fisik ini yang akan digarap selama liburan kompetisi kali ini.

“Kami akan berupaya untuk meningkatkan fisik pemain. Semuanya harus bekerja sama dan berjuang demi mengangkat prestasi tim,” tegas Bagoes kepada Goal Indonesia.

Tak hanya fisik, mental serta motivasi juga terus ditanamkan kepada skuat. Ini dirasa penting lantaran kompetisi ISL 2014 bakal memasuki masa injury time. Siapa yang lengah dan tidak siap, itu yang akan degradasi di akhir musim.

“Kami juga terus memotivasi pemain, agar mereka bisa membuat Gresik bangkit dari zona degradasi. Itu yang selalu kami pesankan kepada para pemain,” imbuhnya.

Untuk mewujudkan ambisi bertahan di ISL, Gresik United wajib menang di tiga laga kandang, dan dua pertandingan tandang. Mereka bakal bersaing dengan Persita Tangerang dan Persik Kediri yang berada di posisi delapan dan sembilan.

Tiga pertandingan tandang, masing-masing akan berkunjung ke markas Barito Putera, Persijap Jepara, dan Persik. Sedang dua laga home, yakni menjamu Sriwijaya FC dan Persita di Stadion Petrokimia.

“Bagaimanapun, kami harus bisa meraih poin di kandang lawan demi menghindari degradasi. Sementara di kandang sendiri, sudah pasti harus tiga poin," ujar Bagoes.

“Berkaca dari dua laga lawan Sriwijaya dan Persita, kami akan mencoba bangkit di kandang sendiri. Jika dimaksimalkan, dua tim itu [Persik dan Persita] bakal tergeser. Apalagi, mereka bakal melawan tim-tim kuat di sisa pertandingannya musim ini,” terangnya. (gk-43)

>

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.