Gresik United Fokus Benahi Pertahanan

Manajemen Laskar Joko Samudro akan berusaha mencari pemain belakang berkualitas dengan harga murah.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI GRESIK

Gresik United berusaha kembali mendapatkan hasil maksimal dengan membenahi sektor pertahanan, serta mendatangkan pemain baru menyusul dua hasil buruk dalam lawatan ke Bandung.

Ketika dijamu Pelita Bandung Raya dan Persib Bandung, Gresik United menelan kekalahan dengan skor kembar 4-1.Pihak manajemen menilai, lini pertahanan Laskar Joko Samudro harus segera dibenahi, agar hasil maksimal dapat kembali diperoleh. Apalagi mereka akan berhadapan dengan Arema Cronus pada pekan depan.

“Saya anggap, kebobolan dalam setiap pertandingan itu sudah biasa dan lumrah. Tapi kalau lebih dari dua gol, itu yang tidak biasa. Kami memang harus banyak berbenah,” ujar manajer Gresik United Bagoes Cahyo Yuwono kepada Goal Indonesia.

Sebagai salah satu cara antisipasi dalam memperbaiki lini pertahanan yang dianggap rapuh, manajemen Gresik United mencari sosok pemain bertahan baru yang cukup mumpuni, meski akan disesuaikan dengan budget yang ada.

“Jelang lawan Arema, kami akan membenahi sisi pertahanan. Kami juga sedang mencari pemain bertahan baru yang mumpuni, asal harganya tidak terlalu mahal dan sesuai dengan budget kami,” kata Bagoes.

“Di putaran kedua ini, kami banyak bongkar pasang pemain. Ada yang keluar dan ada pula yang masuk, sehingga otomatis para pemain harus kembali melakukan adaptasi. Jadi, kami harus memupuk kekompakan para pemain.”

Menurut Bagoes, kekompakan yang belum terjalin dengan apik inilah, yang berimbas pada hasil buruk Gresik United di dua pertandingan terakhirnya. Hal itu tampak jelas saat anak asuhan Angel Alfredo Vera dilumat tuan rumah PBR dan Persib.

“Pemain belum berani bermain lepas di lapangan. Mereka terkesan takut salah. Akibatnya, mereka pun grogi, dan gagal memberikan hasil maksimal kepada tim,” papar Bagoes, yang baru menjabat sebagai manajer Gresik United di awal putaran kedua ISL 2014.

Meski demikian, ia dan jajaran manajemen Gresik United lainnya tidak akan menyalahkan para pemain yang gagal mempersembahkan tambahan poin di dua laga terakhir. Manajemen Laskar Joko Samudro memilih untuk melakukan pembenahan dan evaluasi dengan cara pendekatan kepada seluruh elemen tim.

“Terlepas dari capaian buruk kemarin, kami tetap puas dengan kinerja para pemain selama ini. Mereka kami anggap sudah berjuang dengan sekuat tenaga, hanya saja hasilnya yang kurang begitu maksimal,” pungkasnya. (gk-43)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.