Gresik United Tanpa Pemain Asing Di Piala Indonesia Satu

Laskar Joko Samudro akan mengandalkan pemain lokal di PIS.

Menyambut turnamen Piala Indonesia Satu (PIS) yang digagas oleh Mahaka Sports & Entertainment, Gresik United berniat akan terjun dengan hanya bermaterikan para pemain lokal dan tanpa melibatkan penggawa asing.

Kepastian itu diungkapkan oleh manajer Gresik United, Bagoes Cahyo Yuwono. Ia menilai, dengan mengandalkan para pemain lokal yang membela tim Laskar Joko Samudro di Indonesia Super League (ISL) 2015, sudah cukup untuk bersaing dengan kontestan lain di PIS.

"Karena sifatnya hanya turnamen yang bakal dilaksanakan satu bulan, kami rasa mengusung kekuatan pemain lokal itu sudah cukup. Beda lagi ceritanya kalau kompetisi, karena akan berlangsung satu musim," kata Bagoes.

Dengan kepastian ini, maka Gresik United tidak akan lagi diperkuat oleh Shohei Matsunaga, Herman Dzumafo, serta Sasa Zecevic, yang memperkuat tim Laskar Joko Samudro di ISL 2015. 

"Untuk siapa saja yang akan membela Gresik di PIS, sepertinya tidak jauh berbeda saat di ISL kemarin. Hanya saja, kami juga tetap memperhatikan arahan dari pelatih, meski kami yang akan bernegosiasi dengan pemain," tambah Bagoes.

Pada ISL 2015 yang kemudian dihentikan lantaran force majeure, Gresik United diperkuat 25 pemain lokal plus tiga legiun asing. Meski demikian, Bagoes tidak berani memastikan seluruh pemain lokal yang membela Gresik di ISL 2015, bakal memperkuat tim di ajang PIS.

"Kami juga harus berhitung dengan dana, sehingga bisa benar-benar efisien dalam menjalani turnamen. Kalaupun nantinya sudah cukup menggunakan 22 pemain, ya kami hanya akan menggunakan 22 pemain saja di PIS," papar Bagoes.

Dengan paparan tersebut, besar kemungkinan Gresik United akan mengandalkan tenaga Aji Saka, Lan Bastian, Kacung KM, Khabib Syukron, David Faristian, Bima Sakti, Supriyono, M Rifki, M Kamri, Fitra Ridwan, Riko Simanjuntak, Rendy Siregar, Yusuf Effendi, dan juga Dimas Drajat, dalam mengarungi PIS.

Sebelumnya, pelatih Gresik United, Liestiadi, sempat berkeinginan bisa menggunakan salah satu dari tiga penggawa asing yang memperkuat tim di ISL 2015, untuk membela tim Laskar Joko Samudro di PIS. Namun keinginan tersebut kandas, lantaran manajemen mempunyai pandangan yang berbeda.(gk-43)

Topics