Hadapi Paraguay, Perasaan Gerardo Martino Campur Aduk

Gerardo Martino sebenarnya tidak ingin Argentina bertemu dengan Paraguay, tim yang pernah ia tukangi selama lima tahun.

Pelatih Argentina Gerardo Martino mengaku emosional ketika mengetahui bahwa timnya akan bertemu dengan Paraguay dalam semi-final Copa America 2015 yang bakal digelar pada Rabu (1/7) pagi WIB.

Pasalnya, Paraguay merupakan tim yang pernah Martino latih pada periode 2006 hingga 2011. Ia pernah membawa Los Guaraníes lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 dan juga mengantar mereka menjadi runner-up Copa America 2011. Perasaan Martino pun campur aduk menjelang duel tersebut.

“Saya lebih ingin untuk tidak bermain melawan Paraguay. Kami punya banyak persamaan, saling berbagi perasaan. Kami mengawali dan menyelesaikan sebuah proses: Piala Dunia, Copa America,” kata Martino dalam jumpa pers.

“Hubungan saya dengan mereka [pemain Paraguay] sangatlah dekat. Saya melatih banyak pemain Paraguay dan mereka membantu saya berkembang. Mereka punya pengaruh besar terhadap karier saya,” imbuhnya.

Argentina hanya bermain 2-2 dengan Paraguay di laga pembuka fase grup setelah sempat unggul dua gol. Setelah itu, La Albiceleste hanya sanggup mencetak dua gol di laga-laga berikutnya melawan Uruguay (1-0), Jamaika (1-0), dan Kolombia (0-0). Martino berharap Lionel Messi dkk. bisa menambah pundi-pundi golnya kontra Paraguay.

“Jelas bahwa kami punya masalah dalam penyelesaian akhir. Ini adalah sebuah peringatan dan harus kami benahi,” seru eks pelatih Barcelona ini.

 

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.