Hanya Butuh 10 Hari N'Golo Kante Bikin Prancis Jatuh Cinta

N'Golo Kante mengonfirmasi performa gemilangnya bersama Leicester City ke timnas Pancis dengan satu gol berkelasnya versus Rusia, dan kini dia berpeluang menembus skuat Euro 2016.

N'Golo Kante kembali menampilkan atraksi memukau pada Selasa lalu. Meski bermain sempurna bersama Prancis, gelandang Leicester City itu memilih bersikap membumi.

"Saya tidak bisa membayangkan malam seperti ini," ujarnya kepada reporter dengan senyum semringah di ulang tahun ke-25 dia.

"Orang-orang mulai mengirimi saya pesan pada Selasa pagi, memberitahu saya telah melalui pertandingan besar. Tapi saya tidak berpikir saya bisa menghadapinya. Rekan memberitahu saya bahwa saya telah menciptakan kado ulang tahun saya sendiri"

Sebelumnya, di Stade de France, Kante langsung menikmati selebrasi dari penampilan pertamanya bagi Prancis. Laga baru berjalan tujuh menit menghadapi Rusia, dia melepas tembakan datar keras yang menaklukkan Igor Akinfeev, setelah menyelesaikan manuvernya dengan membuat tekel dari garis tengan lapangan.

Terlepas dari gol itu, sang gelandang memang telah menunjukkan segala kualitas dia yang membuatnya meroket di Liga Primer Inggris sejak kepindahannya ke Leicester. Kehadirannya di poros barisan tengah tim dengan kemampuan menggerakkan bola ke depan secara cepat membuat Prancis bagai menemukan sosok Blaise Matuidi yang lain.

Dalam rentang sepuluh hari, Kante sudah menjadi favorit di ruang ganti Prancis. Pemalu, sopan dan sangat penuh perhatian di luar lapangan.

"Dia sungguh kalem," ujar Andre-Pierre Gignac.

"Tapi sekali dia berada di lapangan, sangat luar biasa. Saya bertemu dia sekali atau dua kali ketika dia bermain di Caen. Peningkatan dia cukup dramatis. Sungguh bagus memiliki pemain yang segar seperti dia."

Di awal musim, semua orang menduga mudah saja bagi Didier Deschamps meninggalkan Kante di skuat Prancis untuk Euro 2016. Siapa dia? Tapi delapan bulan kemudian, mantan gelandang Caen ini berada di ambang juara bersama Leicester dan pencapaian itu membawanya ke pintu internasional.

"Saya bermain dengan para pemain hebat selama sepuluh hari itu. Saya belajar banyak, sungguh jadi pengalaman indah yang mendorong saya untuk bermain lebih baik lagi bagi tim, bekerja keras demi kembali di waktu berikutnya," paparnya.

"Saya bukan bagian dari tim dengan para pemain bintang [Leicester]. Saya harus bekerja lebih tekun lagi untuk berada sama di level rekan-rekan saya [di Prancis]."

Raphael Varane juga tak percaya betapa Kante mampu beradaptasi dengan cepat. Puja-puji pun diberikan bek Real Madrid ini untuknya.

"Kemampuannya seirama dengan penampilan bagusnya. Saya kira, ada atmosfer luar biasa di tim kami, ada kohesi yang bagus. Jadi tidak terlalu sulit untuk menyatu. Mulai dari kualitas, karakter dan pendengarannya, memastikan dia terhubung baik dengan semuanya," ujar Varane.

"Sungguh kisah yang indah. Dia akan selalu mengingat malam itu."

Jika Kante melanjutkan performanya di level seperti ini, dia bisa membuat kenangan manis bersama Prancis kelak.