HEAD TO HEAD: Brasil - Kolombia

Brasil boleh bicara banyak kalau tentang sejarah pertemuan, tapi sekarang, era Valderrama terlahir kembali dalam skuat berisi King James dan Cuadrado.

OLEH YUDHA DANUJATMIKA Ikuti di twitter

Sepuluh tahun lalu, kita bisa dengan mudah memprediksi hasil akhir laga yang mempertemukan Brasil dan Kolombia. Wajar saja, Selecao masih diperkuat oleh skuat juara Piala Dunia sekelas Ronaldo, Ronaldinho, dan Kaka. Menebak Brasil keluar sebagai pemenang juga terasa tanpa beban.

Kemenangan terakhir Kolombia pun terjadi di Vina del Mar, tepatnya babak grup Copa America 1991. Berkat gol dari Antony de Avilla dan Arnoldo Iguaran, Los Cafeteros sukses menekuk Brasil 2-0 saat itu. Empat belas tahun berlalu dan setelahnya, Kolombia tak pernah menang atas Brasil sekalipun.

Namun, babak perempat-final Piala Dunia menjadi kesempatan emas Kolombia untuk mematahkan kutukan tersebut. Era Carlos Valderrama serasa terlahir kembali dalam rentetan pemain bintang sekelas Juan Cuadrado dan James Rodriguez. Mereka pun siap bersaing dengan Neymar dkk.

Tiga laga imbang tanpa gol dalam pertemuan keduanya di babak kualifikasi PD sepuluh tahun terakhir bisa mereka akhiri dengan kemenangan, sekaligus mencatatkan sejarah baru!

Satu hal yang mengesankan, Kolombia merupakan salah satu tim di PD 2014 yang mampu mencatatkan rekor kemenangan 100% sejak babak grup. Dalam perjalanan itu, King James menyajikan performa ciamik dan mencetak 5 gol, sekaligus menjadi topskor sementara PD 2014.
Kemenangan laskar Jose Pekerman sejauh ini pun begitu meyakinkan. Aksi mereka dimulai dengan kemenangan 3-0 atas Yunani, 2-1 atas Pantai Gading, dan 4-1 atas Jepang di babak grup.

Di perdelapan-final, King James menegaskan ketangguhannya dengan mencetak sepasang gol ke gawang Uruguay dan membawa mereka ke babak perempat-final.

Lain halnya dengan Brasil, perjalanan mereka mendapat begitu banyak halangan, bahkan rekor gol dan kobobolan mereka tidaklah spesial. Kemenangan 2-1 atas Kroasia, 4-1 atas Kamerun, harus ternoda dengan hasil imbang 0-0 dengan Meksiko di babak grup.

Di 16 besar, langkah mereka bahkan nyaris terhenti di tangan Cili. Beruntung, Julio Cesar tampil impresif di bawah mistar dan memenangkan Brasil lewat drama adu penalti.

Apapun, laga kali ini bukan lagi laga yang mudah diprediksi. Sejarah tidak akan bicara banyak karena era baru (di Kolombia) telah muncul menantang dominasi Brasil. Perdelapan-final memang jadi kesempatan emas Kolombia untuk menaklukkan Brasil.

Namun kalau melihat performa kedua tim sejauh ini, tentu laga Brasil vs. Kolombia tak bisa dilewatkan. Pertandingan ketat hingga akhir menit 90 mungkin memaksa kedua tim menjalani babak tambahan, bahkan hingga adu penalti.

Pemenangnya? Silahkan mengawang dan tuliskan prediksi Anda dalam kolom komentar di bawah ini.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics