HEAD-TO-HEAD Derby Madrid: Real Superior, Tapi Atletico Tak Lagi Ciut

Real Madrid mengantungi jumlah kemenangan lebih dari dua kali lipat dari Atletico, tetapi bersama Diego Simeone sang rival sekota berhasil mengenyahkan kompleks inferioritas.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter
Ada masa ketika kita bisa gampang memprediksi pemenang El Derbi Madrileno, namun tidak kali ini, tidak setelah Atletico Madrid dikomandoi Diego Simeone.

Los Colchoneros pernah melewati 14 tahun dan 25 laga tanpa kemenangan di hadapan Real Madrid. Masa suram itu patah dengan keunggulan 2-1 dalam final Copa del Rey musim lalu, di Santiago Bernabeu!

Sukses itu menjadi titik balik untuk Atleti. Tepat setahun usai merebut Piala Raja dari dekapan Madrid, skuat Simeone memaksa Barcelona menyerahkan tahkta La Liga Spanyol berkat hasil 1-1 di Camp Nou, Sabtu (17/5) lalu.

Dan persis sepekan setelah mengakhiri penantian panjang hampir dua setengah dekade untuk kembali menjadi kampiun di Tanah Matador, Si Merah-Putih berkesempatan merajai Eropa untuk kali pertama dalam sejarah.

*) Ket.: Kompetisi telah ditiadakan
Bukan kebetulan kalau El Real muncul kembali sebagai rintangan yang mesti dilalui Atleti. Kedua tim akan melakoni partai historis di Estadio da Luz, di mana dua kubu dari satu kota untuk pertama kalinya bertanding memperebutkan trofi Liga Champions.
Motivasi Los Blancos tidak akan kalah kuat ketimbang Los Rojiblancos, karena mereka juga bertekad mengukir tinta emas sebagai klub perdana dengan koleksi dua digit trofi La Orejona. La Decima, titel kesepuluh yang telah lama lama diidam-idamkan, kini di depan mata Madrid. Tercecer dalam persaingan juara Primera Division mendekati garis finis hanya akan menjadi angin lalu kalau obsesi satu ini, akhirnya, mampu dipenuhi.

*) Ket.: Kompetisi belum mengenal aturan gol tandang sehingga play-off digelar di tempat netral untuk menentukan pemenang

Terlepas dari keberhasilan Atleti mematahkan torehan buruk kontra sang rival sekota, secara keseluruhan hegemoni Real tetap nyata terlihat dalam rekor head-to-head di semua ajang. Tabungan kemenangan Atleti bahkan tidak sampai setengahnya dari koleksi keunggulan Real. Tapi, ingat, Los Colchoneros tidak lagi menderita kompleks inferioritas di hadapan Los Merengues. El Derbi Madrileno ke-265 di seluruh kompetisi, keempat di panggung Eropa, dan yang pertama di final Liga Champions ini menjanjikan keseruan!

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics