HEAD TO HEAD: Persija Jakarta - Arema Cronus

Dari catatan pertemuan kedua tim, Arema lebih unggul dibandingkan Persija.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG Ikuti di twitter
Sejarah pertemuan antara Arema Cronus dan Persija Jakarta baru bisa dinikmati pada era 1990-an. Mengingat, sejak berdiri kedua tim terpisah dalam kompetisi yang berbeda. Arema berkiprah di Galatama yang merupakan kumpulan klub-klub profesional, sementara Persija mengikuti Perserikatan yang dihuni oleh klub-klub amatir.

Bentrok perdana kedua tim baru terjadi di Piala Utama pada 1990. Turnamen itu mempertemukan empat jagoan Galatama melawan empat tim dari Perserikatan. Pada laga itu, Macan Kemayoran mampu menaklukkan Singo Edan dengan skor telak 3-0. Gol kemenangan tim ibu kota dilesakkan oleh Adityo Darmadi pada menit ke-19 dan 66, serta Slamet Supriyadi (77).

Namun setelah Galatama dan Perserikatan dilebur menjadi satu, kandang Persija di Lebak Bulus ataupun Stadion Utama Gelora Bung Karno bukanlah tempat yang sulit untuk ditaklukkan Arema. Kenangan paling manis tentu saja di musim kompetisi 2009/10.

Tepatnya, pada laga pemungkas Arema musim itu, 30 Mei 2010. Kebetulan, di laga terakhirnya Arema dijamu Persija. Ketika itu, Singo Edan yang sudah memastikan juara di Pekanbaru, seakan tumpang berpesta di Jakarta. Tak ayal, puluhan ribu Aremania membaur menjadi satu dengan The Jakmania menyaksikan laga tersebut.

Memang pada laga itu Persija dibantai dengan skor telak 5-1. Tapi, suporter kedua tim bisa tetap saling menghormati. Aremania pun dapat berpesta 'kecil' dengan nyaman bersama tim kebanggaannya di SUGBK.

Selanjutnya, pada kompetisi ISL musim lalu, Arema yang diperkuat kumpulan para pemain bintang, kembali mengalahkan Persija baik kandang maupun tandang. Total, Persija dan Arema sudah bertemu 24 kali. Hasilnya, Persija menang delapan kali, enam kali imbang, dan Arema mampu menuai sepuluh kali kemenangan. (gk-48)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.