HEAD TO HEAD: Sejarah Milik Belanda, Bukan Argentina

Dilihat dari kilas balik pertemuan Belanda dan Argentina, ternyata sejarah berpihak pada Belanda. Akankah sejarah berulang bagi kedua negara?

OLEH YUDHA DANUJATMIKA Ikuti di twitter

Dilihat dari kilas balik pertemuan Belanda dan Argentina, ternyata sejarah berpihak pada Belanda. Oranje mampu meraih empat kemenangan dari total delapan pertandingan, sementara Argentina hanya mampu menang sekali. Tapi yang kita saksikan besok bukanlah reka ulang sejarah, melainkan proses pembuatan sejarah baru.

Ya, Belanda akan bertarung dengan Argentina di semi-final Piala Dunia, Kamis (10/7) dinihari WIB. Kedua negara berlomba-lomba untuk mencatatkan nama mereka di sejarah Piala Dunia...dengan kemenangan, tentunya.

Akan tetapi, tidak ada salahnya kalau kita bicara soal masa lalu sekali lagi. Di kancah Piala Dunia, Belanda sudah bertemu Argentina empat kali. Dua di antaranya dimenangkan Belanda, yakni pada era Johan Cruyff (1974) dan Dennis Bergkamp (1998).

Argentina hanya menang sekali di era Mario Kempes (1978) dan sang legenda mencetak sepasang gol di sana. Sementara itu, pertemuan terkini kedua negara justru diakhiri dengan hasil imbang. Mereka terakhir bertemu di PD 2006, di mana Edwin Van Der Sar dkk menahan Carlos Tevez dkk dengan skor 0-0.

Delapan tahun berselang dan mereka kembali bertemu dengan kegemilangan masing-masing.

Perjalanan Belanda di PD kali ini terbilang mulus. Dimulai dari laga pembuka yang mencengangkan, yakni membantai Spanyol dengan skor 5-1. Selanjutnya, Belanda menang 3-2 atas Australia dan 2-0 atas Cili. Mereka langsung bertengger di puncak klasemen Grup B dengan torehan 9 poin. Di perempat final, mereka pun menang 2-1 atas Meksiko secara dramatis.

Satu-satunya tantangan yang mereka hadapi adalah perlawanan heroik Kosta Rika di perempat-final. Pasukan Jorge Pinto tersebut mampu memaksa Oranje untuk senam jantung di adu penalti. Tapi tetap saja, Louis van Gaal yang tertawa belakangan.

Pelatih Belanda ini memang selalu menerapkan taktik cerdas di Brasil, terutama saat melakukan rotasi. Hampir semua rotasi yang ia lakukan berbuah manis. Sebut saja momen masuknya Memphis Depay kontra Australia, Cili, dan yang terkini, masuknya Tim Krul di babak adu penalti. Kecerdasan taktik Van Gaal memang jadi highlight sepanjang perjalanan Belanda.

Di sudut lain, ada Argentina yang juga tak kalah sekalipun dalam perjalanannya. Rekor Argentina pun bukan main, yakni 100% kemenangan - walau lima kemenangan yang ia raih hanya kemenangan tipis selisih satu angka. Argentina hadir sebagai jawara Grup F dengan sembilan poin usai menekuk Bosnia (2-1), Iran (1-0), Nigeria (3-2). Albiceleste pun melanjutkan perjalanan mereka dengan kemenangan atas Swiss (1-0) dan Belgia (1-0) di perempat-final. Highlight? Masih milik Lionel Messi dan empat gol yang ia catatkan

Satu hal yang jadi sorotan di tim Argentina ialah mandulnya lini depan. Betapa tidak, Albiceleste berisikan penyerang-penyerang kelas dunia seperti Gonzalo Higuain, Sergio Aguero, Ezequiel Lavezzi, dan Rodrigo Palacio, namun hanya Higuain yang mampu mencetak gol, itupun hanya satu.

Walau didukung oleh Lionel Messi dan Angel Di Maria yang bermain sedikit ke belakang, keempat striker tersebut belum menunjukkan ketajamannya. Masalah ini tentu semakin pelik karena Di Maria harus absen di sisa laga Piala Dunia. Mau tak mau, lini depan harus jadi lebih tajam di waktu yang tinggal sedikit ini.

Dalam pertemuan mereka di Sao Paulo nanti, tentu ada misi yang diusung masing-masing pihak. Belanda jelas berharap bisa meraih gelar Piala Dunia perdana mereka, sedangkan Argentina ingin berjaya di kandang rival beratnya, Brasil. Melihat besarnya hasrat dan performa kedua tim sejauh ini, tentu semi-final kali ini akan menjadi laga yang sarat emosi dan potensi. Menarik untuk menebak dan menyimak, siapa gerangan yang akan keluar sebagai pemenang.

Akhir kata, sejarah memang berpihak pada Belanda, tapi masa kini tak berpihak pada siapapun. Belanda masih dielu-elukan berkat kecerdasan Van Gaal meracik strategi, tapi faktor Messi juga membuat Argentina tak bisa diabaikan. Pemenangnya? Silakan mengawang sendiri dan tuliskan prediksi Anda dalam kolom komentar di bawah ini.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics