Heri Kiswanto Sebut 'Marquee Player' Tak Cocok Main Sore

Herkis menyebutkan rotasi pemain menjadi kunci keberhasilan Persela menundukkan Persija.

Pelatih Persela Lamongan Heri Kiswanto mengungkapkan alasannya menurunkan marquee player Jorge Coelho di babak kedua ketika mengalahkan Persija Jakarta 1-0 di Stadion Surajaya, Rabu (10/5) sore WIB.

Heri memasukkan Coelho pada menit ke-70. Heri mengakui sebelumnya sempat mendapat protes dari sang pemain, karena menempatkannya di bangku cadangan saat melawan Mitra Kukar. Namun setelah diberikan penjelasan, termasuk regulasi menurunkan pemain di bawah usia 23 tahun, Coelho mau memakluminya.

“Awalnya dia enggak tahu, kenapa menjadi cadangan. Selain bagian dari startegi, juga karena ada regulasi tiga pemain U-23. Nah kemarin saya sudah bilang kepada agennya, baru dia tahu. Waktu lawan Bali United, dia juga saya evaluasi, nah di situ dia kurang cocok jika main sore,” jelas Herkis, sapaan Heri.

Sedangkan kredit tersendiri diberikan kepada gelandang Kosuke Uchida yang dianggapnya bermain bagus. Mobilitas tinggi pemain asal Jepang ini dianggap membuat Persela mampu mendominasi lini tengah.

“Saya dari awal pun mengira dia layak dapat apresiasi, karena dia tampil fight dan berjuang sangat militan. Ini tentunya dipadukan dengan beberapa pemain kayak Eka [Ramdani], dan yang senior-senior itu bisa menjadi lebih baik,” kata Herkis.

Herkis menambahkan, keberhasilan menundukkan Persija berkat rotasi pemain dengan menurunkan Eka Ramdani dan Edy Gunawan di lini tengah. Selain rotasi, kunci kemenangan lainnya adalah mampu bermain all out sepanjang 90 menit.

“Ada beberapa pemain yang kami rotasi, kami mainkan beberapa pemain-pemain baru. Jadi beberapa pemain semuanya bisa rotasi, tapi tim tidak terpengaruh karakteristrik permainan,” ungkap Herkis.

“Tadi saat meeting di mes dengan pemain, saya bilang harus all out lebih dari tim tamu, karena ini rumah kami. Mereka tidak boleh kalah, harus semangat, dan ada beberapa pemain Persija yang bisa diredam, dan harus bisa kuasai lini tengah. Harus bisa bermain cerdik dan cerdas dalam memanfaatkan peluang.”

Sementara Edy menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Herkis setelah sebelumnya kerap mengawali laga dari bangku cadangan. Edy menjalankan posisi sebagai sayap kiri dan kanan di laga ini.

“Saya hanya berusaha menjawab kepercayaan yang diberikan oleh pelatih dalam pertandingan ini. Untuk dua-duanya tidak ada masalah, sebab saya juga sering bermain di dua posisi itu saat latihan,” jelas Edy.