Heri Kiswanto Sebut Permainan Persib Bandung Mudah Dibaca

Herkis menilai semangat pantang menyerah yang diperlihatkan pemain menjadi faktor keberhasilan mencuri poin.

Pelatih Persela Lamongan Heri Kiswanto menampik anggapan tim besutannya bermain bertahan saat menahan imbang Persib Bandung 1-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (12/7) malam WIB.

Heri mengatakan, sejak awal ia sudah memprediksi Persib akan mengandalkan serangan dari sayap, sehingga ia dapat mengantisipasinya. Menurut Heri, ia cukup menugaskan pemain mematikan sayap Persib.

“Saya enggak parkir bus. Saya melihat Persib enggak ada striker murni, sehingga di situ saya sudah bisa membaca permainannya. Mereka cuma main di sektor sayap, dan masuk ke dalam kotak. Persib sendiri yang justru main melebar,” ujar Herkis, sapaan Heri.

Herkis menambahkan, ketika Persela tertinggal gol Shohei Matsunaga di menit ke-34, ia telah meminta pemain agar lebih percaya diri, karena ada celah di pertahanan Persib yang bisa dimanfaatkan.

“Di masa istirahat, saya katakan kepada pemain harus lebih berani main keluar dari tekanan. Saya lakukan ini agar kami bisa mengejar target, karena saya juga melihat di pertahanan Persib agak ragu-ragu. Tapi pemain saya juga belum tenang dalam memanfaatkan peluang, mereka masih kurang cerdas,” ungkap Herkis.

“Menurut saya ini hasil yang terbaik. Persela dan Persib sama-sama berjuang di pertandingan ini. Saya bersyukur pemain sudah maksimal. Kami punya semangat kebersamaan, berjuang dengan militan dan pantang menyerah.”

Sementara penyerang sayap Fahmi Al Ayyubi puas dengan hasil imbang ini. Apalagi lawan yang dihadapi adalah Persib, dan bermain di kandangnya.

“Saya bersyukur bisa menahan Persib. Ini semata-mata berkat kerja sama tim, dan kerja keras semua pemain,” tutupnya.