Herman Dzumafo Ambisi Jawab Keraguan Fans Sriwijaya FC

Dzumafo mengakui usianya sudah tidak muda, tapi ia siap bersaing di kasta tertinggi.


OLEH   DONNY AFRONI

Striker naturalisasi Herman Dzumafo siap menjawab keraguan suporter Sriwijaya FC dengan berusaha membuktikan dirinya masih tajam saat membela Laskar Wong Kito di Liga 1 2018.

Keraguan fans Sriwijaya FC ini disebabkan Dzumafo tidak merasakan atmosfer kasta tertinggi selama kurang lebih 1,5 tahun. Terakhir kali Dzumafo bermain di klub Liga 1 saat membela Persela Lamongan di musim 2016. Hanya saja, Dzumafo didepak manajemen pada Agustus 2016, karena hanya mencetak dua gol.

Setelah tidak memiliki klub, Dzumafo kembali ke lapangan pada Juli 2017 dengan memperkuat PSPS Riau di putaran kedua Liga 2. Bersama PSPS, pemain berusia 37 tahun ini mencetak 11 gol. Dzumafo pun bertekad melebihi torehannya itu di Sriwijaya FC.

“Saya pahami keraguan banyak orang, karena sudah lama tidak bermain di Liga 1 [kasta tertinggi]. Saya belum memulai latihan, kompetisi juga belum dimulai, bagaimana bisa memberikan penilaian? Saya akan membuktikannya di lapangan,” tegas Dzumafo.

“Persaingan memang lebih berat, tapi saya selalu bilang sepakbola itu dimainkan dengan otak. Memang saya sudah berumur, tapi itu cuma angka. Kalau kita masih kuat, dan bekerja keras, tentu semuanya bisa dilakukan.”

Pemain kelahiran Kamerun ini menambahkan, kehadirannya di Palembang berkat panggilan dari pelatih Rahmad Darmawan. Menurut Dzumafo, ia tidak ragu menerima tawaran itu, karena telah mengetahui track record RD, sapaan Rahmad.

“Saya dapat panggilan dari dia, dan saya langsung datang. Setelah berbicara dengan agen, saya langsung oke, karena itu permintaan langsung dari coach. Dengan coach RD saya tidak ragu lagi. Saya belum pernah bekerja sama dengan dia, tapi dia pelatih berpengalaman. Kita semua sama-sama tahu siapa coach RD,” beber Dzumafo.

 

Footer Goal Indonesia Instagram