Hindari Degradasi, Persegres Gresik United Tunjuk CEO Baru

Pelatih Gresik United mengaku sempat panik ketika Laskar Joko Samudro tertinggal dari Kalteng Putra.


LIPUTAN   HAMZAH ARFAH     DARI   GRESIK   

Persegres Gresik United terus berbenah demi menghindari ancaman degradasi ke Liga 3. Manajemen Gresik United kemarin resmi menunjuk chief executive officer (CEO) baru, Angga Adi Perdana.

Perkenalan CEO baru itu dilakukan setelah laga melawan Kalteng Putra yang dimenangi Gresik United dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Joko Samudro. Kemenangan belum mengamankan anak asuh Sanusi Anwar dari ancaman degradasi, karena mereka masih berada di zona merah klasemen sementara Wilayah Timur.

“Saya ingin bantu Persegres dari sisi manajerial. Saya melihat klub ini butuh pembenahan di sisi manajerialnya. Kalau manajerial bagus, insya Allah prestasi datang dengan sendirinya. Saya optimistis Pak Sanusi dan pemain akan bisa menyelamatkan Persegres dari degradasi,” tutur Angga.

Kekhawatiran Gresik United makin terdampar di zona merah terlihat saat mereka tertinggal lebih dulu melalui Moses Nazaret pada menit ke-28. Namun mereka mampu bangkit untuk membalikkan keadaan lewat penalti Obet Yulius di menit ke-63 dan tendangan voli Andika Dian Asruri (79).

“Saya sempat tegang karena setiap pertandingan selalu kecolongan baru bisa balas. Saya bahkan sempat panik. Gol mereka juga karena pemain belakang yang lengah dalam antisipasi. Tapi saya bersyukur kami bisa balas, kemudian motivasi anak-anak meningkat,” jelas Sanusi.

“Kami enggak ada jalan lain kecuali memenangi pertandingan. Kalau itu tidak terjadi, posisi kami juga semakin sulit, padahal ingin bisa lepas dari zona merah. Kebetulan ada manajer dan CEO baru memberi motivasi.”

Sementara asisten pelatih Kalteng Putra Bambang Sumantri mengatakan, tim asuhannya hanya kurang beruntung. Selain itu, Bambang juga menyoroti kendornya konsentrasi pemain di babak kedua, khususnya barisan pertahanan.

“Faktor luck ada di tuan rumah, sebab pemain kami sudah tampil maksimal. Faktor lain adalah konsentrasi. Saya lihat pemain tuan rumah juga menunjukkan fighting spirit tinggi, mereka termotivasi setelah mampu menang atas Persiwa [Wamena]. Saat ketinggalan, mereka mengubah pola permainan,” jelas Bambang. (gk-43)

 



View this post on Instagram


Tim nasional (timnas) Indonesia U-16 bakal memulai laga perdana mereka di grup C Piala Asia U-16 2018, besok. Pada laga pertama, Indonesia akan melawan Iran di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Dalam jumpa pers jelang laga, pelatih timnas U-16, Fakhri Husaini, menegaskan kesiapan timnya untuk pertandingan tersebut. Menurutnya, persiapan yang telah dilakukan sejak 29 Agustus di Malaysia sudah cukup untuk membuat solid timnya. Terlebih, kemarin malam, para pemain mendapatkan suntikan motivasi dari sekretaris jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, yang memang menyempatkan diri untuk langsung hadir ke hotel pemain. . . #pialaasia #pialaasiau16 #pialaasia2018 #timnas #indonesia #merahputih #garuda #instagoal

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Luis Milla Setuju Untuk Perpanjang Kontrak
2. Tinggalkan Arsenal, Ivan Gazidis Jadi CEO AC Milan
3. Dani Ceballos, Dulu Dilupakan Sekarang Jadi Andalan
4. Sergio Ramos Minta Antoine Griezmann Sadar Diri
5. Liga Champions: Sepuluh Tim Kejutan Yang Jadi Juara
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

Topics