HT: PSM Makassar 1-0 Perseru Serui

Tendangan penalti Ponaryo Astaman untuk sementara membawa Juku Eja mengungguli Perseru.

PSM Makassar untuk sementara mampu mengungguli tamunya, Perseru Serui, dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (25/5).

Laga ini dijadikan ajang kebangkitan bagi PSM yang dilaga sebelumnya menelan kekalahan telak 4-0 dari Persebaya Surabaya di tempat yang sama. Sedangkan Perseru hanya bisa bermain imbang di dua laga terakhir.

Babak pertama

PSM dan Perseru mengawali duel mereka dengan lamban, dan terkesan berhati-hati. Ciri khas permainan ngotot PSM belum terlihat di laga ini. Sedangkan Perseru tak memanfaatkan kondisi itu untuk melakukan tekanan.

Kendati demikian, PSM lebih dulu menebarkan ancaman di pertahanan Perseru pada menit ketujuh. Umpan Ponaryo Astaman disambut tendangan Rasyid Bakri, tapi bisa ditepis kiper Teguh Amirudin.

Intensitas permainan kedua tim mulai meningkat selepas laga berjalan 15 menit. Kali ini peluang diperoleh I Made Wirahadi, tapi kiper PSM I Ngurah Komang Arya bisa menepisnya, dan hanya menghasilkan sepak pojok. Namun, tendangan sudut ini juga nyaris membuahkan gol, jika I Ngurah Komang tak sigap menghalau bola.

Kubu tuan rumah akhirnya bersorak kegirangan setelah eksekusi penalti Ponaryo di menit ke-34 mengubah kedudukan menjadi 1-0. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran Seme Patrick terhadap Mamadow Diallo yang berpeluang mencetak gol.

Lima menit sebelum babak pertama berakhir, Juku Eja nyaris menggandakan keunggulan. Tapi tandukan M Rahmat yang menerima umpan Rasul dari sisi kiri serangan PSM dapat ditepis Teguh Amirudin.

Berikut susunan pemain kedua tim:
PSM: I Ngurah Komang Arya; I Ketut Mahendra, Rasul, Agung Prasetyo, Boma Bi Alme, Ponaryo Astaman, Syamsul Chaerudin, Rasyid Bakri, Michael W Bairo, M Rahmat, Mamadow Diallo.
Cadangan: Markus Haris Maulana; Rahmat Latif, Djayusman Triadi, Abanda Rahman, Kurniawan, M jufri, Andi Oddang.
Pelatih: Rudy Keltjes

Perseru: Teguh Amirudin; Seme Patrick, Bilibig Dian, Sugiono Sihombing, Toni Roy Ayomi, Liston Fonataba, Ali Khadafi, Artur Bonai, Franklin Rumbiak, I Made Wirahadi, Jean Paul Boumsong.
Cadangan: Yanuar Tri; Ferdinando Mote, Cornelis Gedi, Yoksan Ama, Boas Atururi, Abdi Gusti.
Pelatih: Choirul Huda