Ibu Iker Casillas Kecam Presiden Real Madrid

Mari Carmen kesal dengan perlakuan Los Blancos pada putranya dan tak keberatan apabila Casillas bergabung dengan Barcelona ketimbang Porto.

Menanggapi kepergian putranya dari Real Madrid, ibunda Iker Casillas melontarkan kecaman pedas yang ditujukan kepada Florentino Perez selaku presiden Real Madrid.

Casillas, 34, resmi mengakhiri 25 tahun petualangannya dengan seragam kebesaran Los Blancos dengan hijrah menuju Porto yang mengikatnya dengan kontrak dua musim.

Kiper internasional Spanyol tersebut telah menggelar jumpa pers terkait perpisahannya dengan publik Santiago Bernabeu, di mana ia tak kuasa untuk menahan air mata.

"Iker sudah banyak bersabar. Ia telah mengalami tekanan psikologis dan Madrid memperlakukannya berbeda dengan pemain lain," ujar Mari Carmen, sang ibu kepada El Mundo.

"Saya sudah melihatnya menderita selama beberapa tahun. Ini karena Florentino yang memaksanya untuk pergi padahal ia ingin mengakhiri kariernya di Real Madrid."

Dengan segudang prestasi yang ditorehkan putranya bersama Madrid, dengan memenangkan 18 gelar bergengsi selama 16 tahun bersama skuat senior, Carmen merasa Casillas tak semestinya bergabung dengan Porto.

"Porto merupakan tim kelas ketiga untuk sosok seperti Iker. Seorang juara dunia tidak bisa berakhir di Porto. Ia bisa pergi ke mana pun yang ia inginkan dan saya tidak akan peduli jika ia bergabung dengan Barcelona."