Iker Casillas Sempat Marah Pada Carlo Ancelotti

Menyusul dipecatnya Carlo Ancelotti, Iker Casillas menceritakan hubungannya dengan pelatih asal Italia itu yang tidak selalu harmonis.

Penjaga gawang sekaligus kapten Real Madrid Iker Casillas mengakui dirinya pernah marah kepada Carlo Ancelotti karena sang pelatih jarang memainkannya secara reguler di musim 2013/14.

Ancelotti, yang pada Senin (25/5) lalu lengser dari jabatannya sebagai pelatih Madrid, memang sempat lebih memilih Diego Lopez ketimbang Casillas sebagai penjaga gawang utama Madrid ketika tiba di Santiago Bernabeu musim lalu. Ditepikannya Casillas ini merupakan warisan dari pelatih sebelumnya, Jose Mourinho.

Di musim 2014/15, Casillas akhirnya kembali ke posisi yang diinginkan. Kini, sambil memberikan ucapan selamat tinggal kepada Ancelotti, Casillas mengaku tidak bisa menyembunyikan perasaan sebalnya ketika dipinggirkan sang pelatih di musim lalu.

“[Pemecatan Ancelotti] Ini terjadi karena tuntutan tinggi di klub dan presiden beserta direksi telah membuat keputusan terbaik,” tutur Casillas kepada Cadena SER.

“Saya berterima kasih kepada Carlo atas apa yang telah ia lakukan kepada saya meskipun musim lalu saya marah kepadanya karena dia tidak banyak memainkan saya. Namun, dia tetaplah pribadi yang mulia dan saya berharap yang terbaik baginya. Madrid akan selalu menjadi rumahnya,” imbuhnya.

Masa depan Casillas di Madrid sendiri juga belum sepenuhnya aman setelah kiper Manchester United David De Gea santer dikabarkan bakal segera merapat ke Bernabeu.