Ilija Spasojevic: Saya Tidak Pernah Stres

Spasogol semringah bisa menghentikan kemandulannya bersama Maung Bandung kala menggasak Persiba.

Striker Persib Bandung Ilija Spasojevic merasa senang dengan torehan dua golnya ke gawang Persiba Balikpapan ketika tim Pangeran Biru menang telak 4-0 di laga Grup A Piala Presiden 2015, Rabu (2/9) malam WIB.

Spasojevic membuka keunggulan Persib di menit kesepuluh. Pemain asal Montenegro ini pun menggandakannnya pada menit ke-23. Spasojevic seharusnya mencetak hat-trick, tapi eksekusi penaltinya dapat dimentahkan kiper Jandia Eka Putra.

Torehan gol ini seakan menjawab keraguan terhadap kapasitasnya sebagai bomber yang diandalkan Persib. Spasojevic mengaaku tidak pernah merasa risau, karena meyakini ketajamannya akan muncul seiring berjalannya waktu.

“Saya tidak pernah stres belum mencetak gol. Saya tahu hari ini [tadi malam] akan datang. Dan puji Tuhan saya akhirnya cetak gol. Saya senang bisa cetak dua gol,” ujar pemain berjuluk Spasogol tersebut.

“Saya tidak memikirkan menjadi pencetak gol terbanyak. Yang terpenting, saya harus memikirkan tim. Target utama saya adalah membawa Persib juara. Tujuan saya datang ke sini adalah membawa Persib juara liga, tapi liga tidak ada. Jadi mungkin bisa juara Piala Presiden.”

Mengenai kegagalan mengeksekusi penalti, striker jangkung tersebut tidak terlalu kecewa, karena Persib sudah unggul jauh dari lawannya.

“Saya tidak bisa jawab itu. Hanya saja kiper mampu membaca arah bola. Untung kita sudah unggul tiga gol. Untuk eksekutor ada Vladimir juga, tapi karena sudah unggul, saya coba minta yang menendang, dan ternyata gagal,” ungkapnya.

Meski menang dengan skor telak, Spasogol menganggap persiapan Maung Bandung jelang turnamen ini belum matang, termasuk kala melakoni beberapa laga uji coba yang dirasa belum menemukan bentuk permainan terbaik tim.

“Persiapan kita mungkin kurang ideal, hanya sekitar satu bulan, dan uji coba sebelumnya kita belum menemukan bentuk permainan kita. Tapi saya lihat malam ini semua pemain bermain dengan luar biasa. Baik pemain inti, atau cadangan selalu menaikkan tempo permainan,” jelas Spasogol. (gk-52)