Impian Yoichiro Kakitani Ke Piala Dunia Terwujud

Kakitani dan Yamaguchi menjadi jebolan akademi Cerezo pertama yang dipanggil ke dalam skuat Jepang di Piala Dunia.

OLEH DONNY AFRONI
Striker Cerezo Osaka Yoichiro Kakitani menyatakan, masuk ke dalam skuat Jepang di Piala Dunia 2014 merupakan impian menjadi kenyataan, dan ingin mengikuti jejak pendahulunya.

Kakitani menyatakan, sejak lama ia mendambakan tampil di pesta sepakbola empat tahunan sejagat itu, seperti yang dipernah dilakukan mantan penggawa Cerezo, Hiroaki Morishima dan Akinori Nishizawa.

“Di masa lalu, ada Hiroaki Morishima dan Akinori Nishizawa dari Cerezo yang tampil di Piala Dunia. Saya selalu ingin seperti mereka. Karena itu, ini adalah impian menjadi kenyataan,” ujar Kakitani kepada laman resmi klub.

“Ini menjadi tanggung jawab besar, karena tekanan dan harapan akan sangat tinggi. Sebagai wakil Jepang, saya ingin memperlihatkan sepakbola Jepang kepada dunia. Saya akan bekerja keras sebagai wakil Cerezo Osaka.”

Cerezo menyumbang dua pemain ke dalam skuat Samurai Biru di Piala Dunia 2014. Selain Kakitani, pemain lainnya adalah gelandang Hotaru Yamaguchi.

“Saya tentu merasa sangat senang dipanggil masuk tim nasional. Saya dipilih bukan hanya karena bakat saya, tapi juga dukungan yang saya terima dari banyak pihak,” kata Yamaguchi.

“Saya berterima kasih kepada semua orang, dan sudah menatap panggung besar Piala Dunia. Saya tidak akan lupa, saya bermain mewakili Cerezo Osaka, dan akan bekerja keras.”

Dipanggilnya dua pemain tersebut membuat presiden Cerezo Masao Okano merasa gembira. Apalagi Kakitani dan Yamaguchi merupakan jebolan akademi Cerezo pertama yang tampil di Piala Dunia.

“Sungguh luar biasa banyak pemain Cerezo, baik mantan maupun skuat sekarang, dipilih masuk ke dalam skuat Jepang di Piala Dunia. Saya berharap mereka bisa bermain bagus di hajatan besar tersebut,” ucap Okano.

“Sebagai tambahan [Kakitani dan Yamaguchi] adalah jebolan akademi Cerezo pertama yang dipilih masuk ke dalam skuat Piala Dunia. Saya yakin ini akan menginspirasi para pemain muda di akademi.”

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics