Indonesia All Stars Terpengaruh Absennya Evan Dimas

Alhadad juga menyebutkan penggawa Indonesia All Stars kalah pengalaman dari pemain Singo Edan.

Asisten pelatih Indonesia All Stars M Zein Alhadad mengungkapkan, absennya Evan Dimas memberikan pengaruh terhadap permainan mereka, sehingga menelan kekalahan 3-1 dari Arema Cronus di laga kedua turnamen Sunrise of Java Cup (SoJC) 2015.

Di laga tersebut, Indonesia All Stars tidak diperkuat Evan yang pulang ke Surabaya untuk mengurus visa keberangkatannya ke Spanyol. Hilangnya Evan di lini tengah membuat permainan Indonesia All Stars tak berjalan sesuai harapan.

“Absennya Evan Dimas menjadi pembeda tim kami dibandingkan pertandingan sebelumnya. Evan adalah pemain yang bagus tetapi tentu kami menghargainya untuk memberikan izin mengurus berkas untuk bermain di Spanyol,” ujar Alhadad.

Selain itu, lanjut Alhadad, Indonesia All Stars juga kalah pengalaman dibandingkan lawannya. Alhadad merujuk dari sejumlah peluang emas yang diperoleh, tapi tidak menghasilkan gol.

“Arema adalah tim yang berpengalaman, mereka tidak mudah terpancing untuk mengikuti gaya bermain kita. Selain itu beberapa peluang yang mereka hasilkan bisa menjadi gol. Sementara kami sebenarnya juga punya peluang, namun gagal menjadi gol, karena penyelesaian yang tergesa-gesa,” urai Mamak, sapaan Alhadad.

“Coach Aji [Santoso] coba memberikan kesempatan kepada anak muda, karena kami ingin anak muda punya kesempatan main, sehingga kemampuannya meningkat. Tidak masalah dengan rotasi, meski hasilnya kami kalah.”

Sementara itu, kapten Indonesia All Star Adam Alis menyebutkan dirinya kalah pengalaman dibandingkan pemain Arema. Tetapi dia merasa mendapatkan pelajaran berharga dari kekalahan ini.

“Semoga saya dan teman teman ke depan semakin baik, dan bisa memetik pelajaran dari kekalahan ini,” kata Adam pendek. (gk-48)