Indra Sjafri Ogah Pakai Pemain Naturalisasi

Indra mengatakan timnas Indonesia U-19 akan dihuni oleh pemain lokal.

Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri memastikan tidak akan memakai pemain naturalisasi untuk timnya. Meskipun saat ini program tersebut kembali menggeliat di sepabola Tanah Air.  

Sebelumnya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) beberapa waktu yang lalu sudah mengirimkan surat permohonan pendataan pemain Indonesia yang berada di luar negeri kepada Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. Langkah ini dilakukan untuk mencari tahu pemain berdarah Indonesia yang bisa dinaturalisasi. 

PSSI pun menyambut positif inisiatif yang diambil oleh Kemenpora. Bahkan dalam waktu dekat ini bintang muda Ajax Amsterdam, Ezra Walian yang memiliki darah keturunan Indonesia dari ayahnya bakal mendapat status Warga Negara Indonesia (WNI).

Akan tetapi, Indra menyatakan tim yang dilatihnya untuk perhelatan Piala AFF U-18 serta kualifikasi Piala Asia U-19 hanya diisi pemain asli Tanah Air. Artinya ia tidak mau menggunakan talenta-talenta pesepakbola muda yang dinaturalisasi.

"Tim saya tidak akan memakai pemain-pemain naturalisasi. Saya ingin tim yang latih berasal dari pemain-pemain lokal yang ada di Indonesia," kata pria berusia 53 tahun tersebut.

Walaupun begitu, Indra menyebutkan tetap optimistis dapat mempersembahkan gelar Piala AFF U-18 untuk tim yang dibesutnya. Ini sesuai dengan target yang dipatok ketua umum PSSI kepada dirinya.

"Target yang diusung pak ketua umum itu pantas juara dan saya memang harus siap menjalan tugas yang diberikannya," ujarnya.