Indra Sjafri Sudah Pelajari Kekuatan Lawan

Juru taktik Garuda Jaya ini mulai mempersiapkan strategi dan taktik untuk menghadapi lawan di Grup B.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG Ikuti di twitter
Pelatih tim nasional Indonesia U-19 Indra Sjafri mengaku sudah melakukan pengamatan terhadap tiga lawan yang bakal dihadapi anak asuhnya dalam putaran final Piala Asia U-19 pada Oktober mendatang di Myanmar.

Di Piala Asia U-19, Indonesia berada di Grup B bersama Australia, Uzbekistan, dan Uni Emirat Arab. Selain ketiga lawannya itu, Indra juga sudah melakukan pengamatan terhadap kontestan lainnya.

“Untuk analisa lawan, kami sudah lakukan khusus mengamati calon lawan di Myanmar nanti. Kami sudah mencari informasi yang detail dari tiga lawan yang akan kita hadapi, termasuk beberapa lawan lain, apa yang harus kita lakukan nanti beserta solusi taktikal sudah dilakukan, karena memang tujuannya itu,” ungkap Indra.

Indra menambahkan, Tur Nusantara yang dilakoni anak asuhnya memiliki sasaran akhir, yakni kesiapan tim menghadapi Piala Asia U-19. Evan Dimas dkk kembali akan menjalani laga uji coba, Senin (7/7). Kali ini, tim yang menjadi lawannya adalah Arema U-21.

“Target dari tim nasional adalah di bulan Oktober, semua itu dituangkan dalam satu bentuk periode persiapan dari U-19 menghadapi event tersebut. Kami membagi menjadi tiga tahapan,” jelas Indra menjawab pertanyaan Goal Indonesia.

“Untuk tahap satu, kami dulu selama dua bulan penuh menjalani latihan fisik tanpa disertai uji coba, di mana kami hanya membentuk, dan meningkatkan kapasitas fisik mereka, karena ini menjadi dasar persiapan selanjutnya.”

“Kemudian kami lakukan tahap kedua, mereka sudah belajar dari yang pertama disitu kami teruskan untuk membentuk kerangka tim untuk kami bawa ke Myanmar nanti.”

Tahap ketiga, menurut Indra, yaitu melakoni uji coba yang dilakukan di Indonesia ataupun luar negeri. Indra menjelaskan, banyaknya pertandingan di Indonesia yang dijalani timnas U-19 bukanlah masalah, karena sangat bermanfaat bagi para pemain.

“Bentuk latihan yang sudah kami persiapkan selama latihan kami praktekkan di uji coba. Saat menjalani tur nusantara para pemain belajar dengan lawan, tipikal, gaya main, dan motivasi yang berbeda. Kami tata itu, dan kami hadapi itu, termasuk dengan Arema,” kata Indra.

Indra menjelaskan, selama menjalani uji coba, dirinya tidak benar-benar tahu calon kekuatan lawan. Namun, hal itu bukanlah masalah, karena justru para pemainnya bisa belajar dari setiap pertandingan yang di hadapi.

“Menghadapi Arema, persiapan sama dengan melawan tim lain. Selama ini saya tidak pernah memikirkan lawan ketika melakukan uji coba [Tur] Nusantara, karena biar pemain mencerna, dan mempelajari di lapangan. Saya biarkan mereka mencari solusi dari lawan yang berbeda-beda,” tutur Indra. (gk-48)

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.