Info Lengkap Torabika Soccer Championship

Semua hal yang berkaitan dengan Torabika Soccer Championship 2016 - dapatkan di sini!


APA ITU TSC?


PT Gelora Trisula Semesta (GTS) bakal menggulirkan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 mulai 29 April 2016. Laga pembuka mempertemukan Persipura Jayapura kontra Persija Jakarta di Stadion Mandala, Jayapura. Laga itu pun bakal dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. 

TSC merupakan turnamen jangka panjang untuk mengisi kevakuman kompetisi resmi di tanah air. Format yang digunakan pun hampir sama dengan Indonesia Super League (ISL). Ajang ini bakal diikuti 18 klub yang berasal dari kompetisi ISL 2015. Hanya saja, kali ini ada beberapa klub yang mengalami perubahan nama, seiring diakuisisi oleh pihak lain.


PARA PESERTA TSC


Berikut sejumlah klub yang mengalami perubahan nama klub. Pertama, Persiram Raja Ampat yang berubah menjadi PS TNI. Kedua, Pelita/Persipasi Bandung Raya yang kini bernama Madura United FC.

Kemudian Persebaya Surabaya yang masih mengalami polemik kepemilikan. Dampaknya, pihak yang berlaga di ISL harus mengubah nama klubnya menjadi Surabaya United lantaran hak penggunaan nama Persebaya dimiliki oleh pihak yang kini mengelola Persebaya 1927.

Pada TSC kali ini, Surabaya United mengubah namanya menjadi Bhayangkara Surabaya United, setelah 38 persen saham milik mereka dibeli PS Polri.

Perbedaan lain dengan ISL, TSC tidak menerapkan sistem promosi-degradasi. Artinya, apapun hasil dari turnamen jangka panjang ini tak akan mengubah komposisi klub-klub yang akan berlaga di kompetisi resmi kasta tertinggi pada 2017 nanti.

Berikut daftar klub peserta TSC:

Arema Cronus, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, PSM Makassar, Mitra Kukar, Semen Padang, Persiba Balikpapan, Pusamania Borneo FC, Barito Putera, Bali United FC, Bhayangkara Surabaya United, PS TNI, Madura United, Perseru Serui, Persela Lamongan, Gresik United. 


SIMAK JUGA
Resmi Diluncurkan, Ini Sponsor Utama ISC
Belajar Tata Kelola Dari Liga Profesional Thailand
53 Klub Ikut ISC B, Ini Pembagian Grupnya


SUBSIDI, HADIAH & PAGU ANGGARAN


PT GTS mengungkapkan event ini menelan biaya hingga Rp375 miliar. Nantinya, setiap klub akan mendapatkan subsidi minimal Rp5 miliar. Selain itu, tim kontestan juga berhak mendapatkan uang tambahan dari hak siar dan prestasi. 

Untuk hadiah, klub yang menjadi juara akan mendapatkan Rp3 miliar, sedangkan runner-up mendapatkan Rp2 miliar.

Pada ajang ini, pihak penyelenggara juga menerapkan regulasi pagu anggaran belanja pemain (budgeting cap). Masing-masing klub dibatasi minimal anggaran untuk belanja pemain adalah Rp5 miliar dan maksimal Rp10 miliar. Setiap klub memiliki hak untuk menggunakan marquee player maksimal tiga pemain di luar pagu.


REGULASI PEMAIN ASING & WASIT


PT GTS juga menerapkan regulasi untuk pemain asing. Kali ini, masing-masing klub diperbolehkan menggunakan empat pemain asing. Rinciannya, tiga pemain asing boleh berasal dari negara mana pun, dan satu pemain asing yang berasal dari Asia. Pendaftaran pemain masih dibuka hingga pertengahan kedua Mei.

Di sisi lain, ada 100 orang calon wasit yang mengikuti tes untuk jadi pengadil lapangan di TSC. Dari jumlah tersebut, disaring lagi menjadi 68 wasit dengan rincian 32 wasit tengah, dan 36 asisten wasit untuk TSC. Sisa wasit yang tidak terpilih, akan dimanfaatkan untuk memimpin pertandingan di ISC B.


SPONSOR & PEMEGANG HAK SIAR


Untuk menggelar kejuaraan ini, PT GTS didukung oleh Torabika dan IM3 Ooredo sebagai sponsor utama. Sehingga nama keduanya disematkan dalam titel kejuaraan yang menjadi "Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo". Di samping itu, ada pula sponsor-sponsor pendukung lainnya seperti Bank BTN dan Sido Muncul.

Nantinya, seluruh 306 pertandingan TSC bakal disiarkan secara langsung oleh grup Elang Mahkota Teknologi (EMTEK) di SCTV dan Indosiar. Menyusul, Emtek memegang hak siar laga TSC yang akan berlangsung selama 34 pekan itu. 


STADION


Total sebanyak 18 stadion akan digunakan oleh para peserta TSC musim ini. Artinya, dipastikan tidak ada klub yang berbagi markas.

Ada kemungkinan perubahan markas oleh klub peserta. Misalnya, Persija yang diizinkan menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno hingga Juni. Pasalnya, SUGBK harus direnovasi untuk menyambut Asian Games 2018. Setelahnya, tim Macan Kemayoran menyiapkan dua kandang alternatif, yaitu di Cikarang dan Solo. Stadion Manahan Solo diberi status sebagai stand by venue, yaitu stadion tempat penyelenggara pertandingan ketika sebuah tim tidak bisa melangsungkan pertandingan kandang di stadion yang didaftarkan.

Berikut daftar stadion yang digunakan di TSC:

Stadion Kanjuruhan, Malang (Arema Cronus) 
Stadion Si Jalak Harupat, Soreang (Persib Bandung)
Stadion Siliwangi, Bandung (PS TNI)
Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta / Wibawa Mukti, Cikarang / Manahan, Solo (Persija Jakarta)
Stadion Mandala, Jayapura (Persipura Jayapura)
Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang (Sriwijaya FC)
Stadion Mattoanging (Andi Mattalatta), Makassar (PSM Makassar)
Stadion Aji Imbut, Tenggarong (Mitra Kukar)
Stadion H. Agus Salim, Padang (Semen Padang)
Stadion Parikesit, Balikpapan (Persiba Balikpapan)
Stadion Segiri, Samarinda (Pusamania Borneo FC)
Stadion 17 Mei, Banjarmasin (Barito Putera)
Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (Bali United FC)
Stadion Gelora Delta Sidoarjo (Bhayangkara Surabaya United)
Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan (Madura United FC)
Stadion Marora, Serui (Perseru Serui)
Stadion Surajaya, Lamongan (Persela Lamongan)
Stadion Petrokimia Gresik, Gresik (Gresik United)