Ingin Main Di Asia, Klub Indonesia Mesti Punya Ini

Ada lima aspek yang menjadi acuan AFC dalam memberikan lisensi klub.

PSSI akan melakukan pendataan lisensi untuk klub-klub Liga 1. Hal tersebut dilakukan karena Indonesia mendapatkan jatah tiga klub untuk ambil bagian dalam ajang antarklub Asia pada 2018.

Klub-klub Indonesia akan memperebutkan satu tiket play-off Liga Champions Asia, dan dua tiket Piala AFC untuk tahun depan. Namun, jatah tersebut bisa saja berubah karena setiap dua tahun sekali AFC bakal melakukan kajian terhadap kontestan.

Manajer departemen klub lisensi PSSI, Tigor Shalomboboy menjelaskan ada lima aspek untuk mendapatkan lisensi klub sesuai dengan kriteria AFC. Mulai legalitas, finansial, personel dan administrasi, infrastruktur, serta sporting. 

"Kalau ada klub yang menjadi juara tapi tidak punya lisensi maka klub itu tidak bisa berlaga di kompetisi AFC tahun depan. Kalau sebelumnya syaratnya berlaku untuk Liga Championship Asia, tahun ini AFC untuk memberlakukan di Piala AFC," kata Tigor.

"Lisensing proses ini merupakan satu hal yang diminta oleh AFC kepada member association, termasuk Indonesia, PSSI dan hasil proses lisensi ini adalah terbitnya lisensi sebagai salah satu syarat ikut kompetisi AFC," tambahnya.

Selain itu, Tigor menyebutkan klub yang dapat mengikuti kompetisi Asia tersebut adalah juara Liga 1, runner-up, peringkat ketiga, dan keempat. Namun, apabila, klub-klub tersebut tidak memiliki lisensi yang sesuai AFC tidak boleh untuk berlaga di sana.

Topics