Ini Alasan Philipp Lahm Putuskan Pensiun

Sang kapten Bayern Munich merasa dirinya hanya sanggup mempertahankan performa optimal sampai akhir musim ini.

Keputusan besar diutarakan Philipp Lahm selepas membantu Bayern Munich mengatasi perlawanan VfL Wolfsburg untuk mencapai babak perempat-final DFB-Pokal.

Pascaduel di Allianz Arena, Rabu (8/2) dini hari WIB, yang menandai penampilannya ke-501 dalam seragam Die Roten, sang kapten mengungkapkan rencananya untuk pensiun pada akhir musim.

Kendati dikenal sebagai salah satu pemain paling konsisten sepanjang kariernya, Lahm merasa dirinya mulai mencapai batas kemampuan, dan tak akan sanggup mempertahankan performa optimal melebihi musim ini.

"Lebih dari setahun lalu saya mulai mengecek dan mempertanyakan diri sendiri dari hari ke hari dan dari pekan ke pekan. Saya yakin saya akan mempertahankan performa puncak sampai akhir musim," kata putra asli kelahiran Munich 33 tahun silam ini di laman resmi klub.

"Saya bisa mempertahankan performa sampai akhir musim, tetapi tidak melewati itu."

Kolektor tujuh trofi Bundesliga dan satu gelar Liga Champions ini digadang-gadang akan memangku jabatan direktur teknik klub sehabis pensiun, namun ia merasa belum siap untuk langsung melakoninya.

"Sempat ada pembicaraan soal itu, dan pada akhirnya saya memutuskan ini bukan waktu yang tepat bagi saya untuk mengemban posisi baru di FC Bayern."