Ini Potensi Sanksi Untuk Persija Jakarta Akibat Kerusuhan Suporter

Persija bisa dikenai denda ratusan juta rupiah, hingga larangan suporter mereka masuk stadion selama enam bulan.

Laga Persija Jakarta kontra Sriwijaya FC pada pekan kedelapan Indonesia Soccer Championship (ISC) A di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (24/6) malam, berakhir dengan kerusuhan suporter. Kerusuhan itu membuat pertandingan kedua tim terpaksa dihentikan pada menit ke-81. 

Saat laga dihentikan, Persija sedang tertinggal 1-0, lewat gol tendangan bebas Hilton Moreira pada menit ke-65. Namun, hingga saat ini PT Gelora Trisula Semesta selaku operator masih belum memutuskan status laga tersebut.

PT GTS bersama komisi disiplin ISC bakal menggelar sidang mengenai kasus itu, Senin (27/6) nanti. Jika melihat dari situasi yang terjadi dan menilik dari Kode Disiplin ISC, Persija berpotensi untuk dikenai sanksi sangat berat. Baik itu berupa denda, maupun sanksi lainnya terhadap suporter mereka.

Salah satunya, mereka bisa dikenai pasal 64 yang berisi tentang tanggung jawab terhadap tingkah laku penonton. Di mana poin pertama dalam pasal itu yang masuk dalam tingkah laku buruk penonton adalah tidak terbatas kepada kekerasan terhadap orang atau obyek tertentu, menyalakan perangkat pembakar, melemparkan benda tertentu, petasan, bom asap, memasang segala bentuk penghinaan, hal-hal yang terkait dengan agama atau slogan politik, mengucapkan penghinaan dalam bentuk kata-kata atau suara atau menyerbu ke dalam lapangan.

Melihat fakta di lapangan, suporter Persija saat pertandingan menyalakan cerawat, bom asap, hingga petasan, serta melemparkan benda-benda tertentu. Berdasarkan lampiran 1 pasal 64, itu membuat Persija bakal terkena denda dari kombinasi benda di atas minimal Rp50 juta (1 sampai 10 benda). Belum lagi, adanya penonton yang memasuki lapangan, minimal mereka juga bakal dikenai denda Rp50 juta (antara dua sampai lima orang).

Di samping itu, Persija dan suporternya juga bisa saja dikenai pasal 51 yang berisi tentang menghasut kebencian dan kerusuhan, pasal 55 mengenai diskriminasi, serta pasal 63 tentang pelaksanaan dan penyelenggaraan (organisasi) pertandingan. 

Berikut beberapa potensi sanksi dari Kode Disiplin ISC yang bisa dikenai terhadap Persija dan suporternya:

1. Pasal 51 tentang menghasut kebencian dan kerusuhan: 

-Individu lain: Larangan terlibat dalam aktivitas sepakbola sekurang-kurangnya 12 bulan; dan denda sekurang-kurangnya Rp. 75.000.000,- (sekurang-kurangnya Rp. 150.000.000,- untuk kasus yang lebih berat). 
 
-Klub: Denda sekurang-kurangnya Rp150 juta (sekurang-kurangnya 
Rp300 juta untuk kasus yang lebih berat) dan sanksi lainnya 
sebagaimana diatur dalam Kode Disiplin ini. 

-Pelanggaran dianggap lebih berat pada saat dilakukan melalui media 
massa (mass media), media sosial (social media) atau jika dilakukan 
pada saat hari pertandingan di dalam atau di sekitar Stadion. 
 
-Dalam hal pelanggaran lebih berat yang dilakukan, sanksi lainnya 
sebagaimana diatur dalam Kode Disiplin ini dapat dijatuhkan oleh badan yudisial. 

2. Pasal 55 tentang diskriminasi:

-Pelanggaran akan dianggap lebih berat jika penonton dari sebuah tim 
melakukan pelanggaran dengan berupa sanksi: 
a. Klub: Perintah untuk bermain dua pertandingan berikutnya tanpa penonton dan denda sekurang-kurangnya Rp250 juta. 
 
b. Penonton: Larangan memasuki stadion sekurang-kurangnya enam bulan. 
 
c. Dalam hal pelanggaran lebih berat lain yang dilakukan, sanksi lainnya sebagaimana diatur dalam kode disiplin ini dapat dijatuhkan oleh badan yudisial. 

3. Pasal 63 tentang pelaksanaan dan penyelenggaraan (organisasi) pertandingan: 

-Klub yang gagal untuk memenuhi kewajibannya dalam melaksanakan 
dan menyelenggarakan Pertandingan melakukan pelanggaran dikenai sanksi denda sekurang-kurangnya Rp100 juta.

4. Pasal 64 tentang tanggung jawab terhadap tingkah laku penonton: 

-Lampiran 1 (penentuan denda untuk tingkah laku buruk penonton)
a. Kekerasan terhadap orang atau barang: Sanksi yang diatur dalam kode disiplin dengan melihat tingkat pelanggaran.
b. Kombinasi dari menyalakan alat pembakar atau api, menyalakan laser, melemparkan benda: Sanksi denda Rp50 juta (antara 1-10 benda).
c. Memasuki lapangan permainan: Sanksi denda Rp50 juta (antara 2 sampai 5 orang).
d. Tindakan lainnya: Sanksi melihat tingkat pelanggaran.

Keterangan: Tak menutup kemungkinan sanksi yang diberikan bakal lebih berat atau ringan sesuai persepsi dari komdis ISC. Itu belum termasuk jika pihak SUGBK meminta ganti rugi kerusakan stadion kepada Persija.

Topics