Inikah Formasi Terbaik Tottenham Hotspur Hadapi Arsenal?

Tanpa ada pemain yang cedera, Spurs siap menjamu rival sengitnya dengan kekuatan penuh. Siapa saja yang bakal diturunkan Pochettino dalam Starting XI?

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Euforia melanda Tottenham Hotspur. Armada Mauricio Pochettino baru saja melewati periode Desember hingga Januari dengan senyum lebar-lebar.
Yang paling mutakhir, Tottenham sukses mencatatkan kemenangan 3-0 atas tuan rumah West Bromwich Albion pada Sabtu (31/1) lalu. Itu adalah kemenangan keenam Spurs dalam sembilan laga Liga Primer Inggris terakhir di mana mereka hanya kalah sekali. Mereka pun duduk di urutan keenam klasemen Liga Primer Inggris dengan 40 poin, hanya berselisih dua poin dari zona Liga Champions, yang ditempati oleh Southampton dan.
Sabtu (7/2) esok, Tottenham punya kesempatan bagus untuk semakin memperbaiki posisinya karena mereka akan menjamu Arsenal, sang rival sekota dan rival sengitnya. Ya, White Hart Lane akhir pekan ini bakal menjadi panggung yang menyertai North London derby edisi ke-160 di liga.
Menilik kondisi terkini kedua tim, Tottenham tak dipusingkan dengan banyaknya pemain absen seperti yang mendera Arsenal. Spurs di pekan ini injury free alias bebas cedera. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi tim tuan rumah, sebab Pochettino tidak perlu repot-repot membongkar pasang susunan pemainnya. Ia tinggal memilih pemain terbaik di setiap posisi untuk melengkapi formasi 4-2-3-1.

Dari sektor kiper, Hugo Lloris sama sekali tak tergoyahkan. Ia akan dibentengi four back kokoh di mana Jan Vertonghen dan Federico Fazio sebagai aktor utamanya. Duet bek sentral ini dalam 15 laga terakhir terbukti memberikan rasa aman bagi Lloris di mana Spurs hanya kalah sekali dan meraup 11 kemenangan. Kyle Walker dan Danny Rose di pos full-back juga terlihat solid untuk menyokong dinamisme bertahan dan menyerang.
Di lini tengah, Ryan Mason dan Nabil Bentaleb secara tak terduga menjadi sosok tak tergantikan di musim ini. Kendati masih hijau, keduanya sanggup bersaing dengan nama-nama lain yang lebih senior dari mereka seperti Paulinho dan Moussa Dembele.
Itulah bukti bahwa Pochettino menjadikan pemain muda sebagai fondasi permainan Spurs musim ini dan hal tersebut sangat terlihat ketika melihat lini depan mereka. Ada Erik Lamela, Christian Eriksen, dan tentu saja Harry “Hurricane” Kane. Dua nama terakhir sanggup menjadi sosok protagonis Spurs dalam dua bulan terakhir lewat catatan golnya yang mengesankan.
Eriksen dan Kane sudah pasti akan dipercaya lagi menjadi motor serangan Spurs. Keduanya diharapkan bisa menampilkan performa mengalir seperti saat menghancurkan West Brom (3-0) dan Chelsea (5-3). Tinggal bagaimana Pochettino memilih dua gelandang serang lainnya sebagai partner menyerang Kane dan Eriksen. Ada Nacer Chadli dan Andros Townsend yang cocok untuk tempo permainan tinggi atau memilih kombinasi antara Lamela, Etienne Capoue, hingga Dembele.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics