Ismed Sofyan Tak Ingin Persija Jakarta Cuma Numpang Lewat

Ismed pun menuturkan tak mengalami masalah soal adaptasi dengan pemain anyar Persija.

Persija Jakarta memang banyak diperkuat pemain baru pada turnamen Piala Jenderal Sudirman. Itu tidak terlepas dari peran pelatih Bambang Nurdiansyah. Menyusul, ada beberapa nama yang diboyong pelatih yang akrab disapa Banur itu dari klub yang dilatihnya sebelumnya, yakni Persita Tangerang.

Di antaranya adalah Maman Abdulrahman, Zikri Akbar, Raphael Maitimo, Rafid Lestaluhu, Syahroni, serta Aldi Al Achya. Belum lagi, para pemain yang akhirnya bergabung kembali ke tim Macan Kemayoran seperti Emmanuel Kenmogne dan Muhammad Roby.

Melihat hal itu, bek senior Persija, Ismed Sofyan, menuturkan tak mengalami masalah soal adaptasi dengan para pemain anyar itu. "Semua saya lihat bisa bermain untuk Persija. Keadaan kami saat ini sangat kondusif," kata Ismed.

Menurutnya, itu juga tidak lepas dari peran Banur selaku pelatih. "Om Bambang berdomisili di Jakarta, dia sangat tahu sepakbola di Jakarta. Dia juga memahami keinginan kami dan kami senang bekerja sama dengan dia," ujarnya.

Pemain asal Aceh ini menambahkan, kondisi tim Persija terus mengalami tren positif. Bahkan, dia menyebut persiapan kali ini lebih bagus ketimbang turnamen Piala Presiden. Di mana pada turnamen itu tim ibu kota tersingkir di fase penyisihan grup.

Dia pun bertekad ingin membawa Persija lebih berprestasi di PJS. "Kami harus punya target, jangan sampai menumpang lewat di turnamen ini. Untuk yang pertama, target Persija adalah lolos ke babak selanjutnya," tegas pemain berusia 36 tahun itu. 

Ismed melihat, peta kekuatan di grup A merata. Mengingat, seluruh tim sama-sama menjalani persiapan yang singkat. Selain Persija, grup A juga dihuni tuan rumah Arema Cronus, Gresik United, Sriwijaya FC, dan Persipasi Bandung Raya.

"Mungkin Arema bisa dibilang punya keuntungan sebagai tuan rumah dengan dukungan dari suporternya," jelasnya.(gk-48)