Jadi Runner-Up Copa America Tiga Kali, Javier Mascherano Tersiksa

Bersama Carlos Tevez, Javier Mascherano menjadi pemain tersisa dari kegagalan Argentina yang nyaris menjuarai Copa America 2004 dan 2007.

Javier Mascherano mengungkapkan dirinya seperti mengalami “penyiksaan” menyusul kegagalan Argentina menjuarai Copa America 2015 setelah ditaklukkan Cile melalui babak adu penalti di partai final, Minggu (5/7) dini hari WIB.

Pasalnya, itu adalah status runner-up Copa America ketiga bagi Mascherano setelah sempat mengalami hal serupa di Copa America 2004 dan 2007 di mana dalam dua final tersebut La Albiceleste harus mengakui keunggulan Brasil.

Luka tersebut terasa semakin perih bagi Mascherano karena baru satu tahun yang lalu ia dan timnasnya juga gagal merengkuh Piala Dunia 2014 setelah ditaklukkan Jerman di final.

“Saya tidak bisa menjelaskannya. Saya hanya bisa berharap semoga Argentina bisa menjadi juara di masa mendatang. Saya ingin menikmati kegembiraan mengenakan seragam timnas, namun ternyata saya harus menderita,” tutur Mascherano selepas laga.

“Saya lalu berbicara dengan Carlitos [Tevez]. Tiga final Copa America dan kami kalah semuanya! Sulit menemukan penjelasannya. Sama seperti Piala Dunia tahun lalu, kami tidak bisa menghadirkan kegembiraan. Ini seperti sebuah penyiksaan,” imbuh pemain bertahan Barcelona ini.

 

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.