Jadwal Manchester City Bikin Pep Guardiola Frustrasi

Menurut Guardiola jadwal yang sangat padat bisa menjadi alasan mengapa klub Inggris tak dapat tampil impresif di Liga Champions.

Manajer Manchester City Pep Guardiola mengatakan jadwal ketat yang timnya hadapi adalah alasan mengapa klub Inggris kesulitan berprestasi di Liga Champions.

City sukses menang 2-1 atas Burnley di ajang Liga Primer Inggris, Sabtu (26/11). Mereka menjalani kick-off lebih awal, padahal mereka baru saja menjalani laga tandang ke klub Jerman Borussia Monchengladbach, Rabu (23/11).

Guardiola paham tidak ada yang bisa ia lakukan untuk mengatasi masalah tersebut, namun menyatakan klub Inggris memiliki kerugian tersendiri saat berlaga di kompetisi antarklub Eropa.

"Apa yang terjadi dengan tim Inggris dalam dekade terakhir adalah masalah Anda [sepakbola Inggris] - Anda harus menganalisis itu, bukan saya," ujar Guardiola seperti dikutip dari Goal Internasional.

"Burnley bersiap selama atu pekan, latihan, dan mempersiapkan mental untuk laga ini. Sementara City hanya punya persiapan dalam hitungan jam - setelah laga di kompetisi Eropa Anda tidak langsung berbicara tentang Burnley, Anda harus mengistirahatkan pikiran mereka."

"Kami bukan satu-satunya, ini terjadi pada semua tim. Saya bukan orang yang banyak mengeluh, percayalah. Ini terjadi. Apa yang bisa saya lakukan? Menghubungi federasi? Tidak. Mereka akan melakukan perubahan? Tidak."

"Mereka menetapkan pukul 12.30 [kick-off], kami harus siap, bermain pukul 12.30 dan jika Anda kalah selamat untuk Burnley dan terus berlanjut."

City akan menjamu Chelsea di laga besar yang akan digelar, Sabtu (3/12). Guardiola pun senang timnya tidak tertinggal terlalu jauh dari Chelsea yang tak melakoni laga di kompetisi antarklub Eropa. The Citizens kini menempati peringkat ketingga, tertinggal satu poin dari Chelsea di puncak klasemen.

"Kami akan menjalani delapan laga lagi - laga yang mengerikan - di Liga Champions, setelah itu Chelsea dan Liverpool."

"Itulah mengapa kami puas dengan awal musim ini. Bermain tujuh, delapan pertandingan lebih banyak di Liga Champions setelah menghadapi Stoke [City] lalu West Brom, dan tetap bisa menjaga jarak dengan Liverpool dan Chelsea yang tak berlaga di Eropa bagus untuk kami."