Jafri Sastra Akui Ambil Risiko Mainkan Mohamed Sissoko

Jafri menyatakan sudah tidak ada waktu tersisa lagi bagi Sissoko dan Marclei beradaptasi di latihan.

Pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra mengakui telah mengambil risiko cukup tinggi dengan menurunkan Mohamed Sissoko saat bermain imbang 1-1 melawan PSM Makassar di Stadion Aji Imbut, Senin (25/4) malam WIB.

Pada laga ini, Jafri memberikan kesempatan debut kepada Sissoko dan rekrutan anyar Marclei Santos, kendati kedua pemain tersebut belum menjalani latihan ideal bersama tim.

“Kondisinya memang berat buat kami menjalani pertandingan ini. Skuat yang diturunkan tadi adalah skuat yang baru lagi. Ada satu pemain muda di bek kiri, lalu di tengah ada Bayu dan Sissoko, kemudian satu striker,” jelas Jafri.

“Secara persiapan, Sissoko hanya berlatih tiga jam bersama kami, kemudian Maclei 1,5 jam, Bayu [Pradana] tiga hari. Saya tahu risikonya tim ini tidak akan [bermain] bagus, khususnya di babak pertama, karena untuk mempersiapkan tim butuh proses.”

“Tetapi risiko itu harus saya ambil. Kalau tidak sekarang, kapan lagi? Kalau saya menunggu waktu, tidak ada lagi. Kalau saya menunggu Sissoko dan pemain baru lainnya beradaptasi, besok recovery, besoknya sudah berangkat lagi untuk main, karena jadwalnya sangat padat. Saya yakin dengan bahasa sepakbola, Bayu Pradana dan kawan-kawan akan lebih baik lagi.”

Hal senada diungkapkan Bayu. Gelandang Mitra Kukar ini bersyukur bisa mendapatkan poin setelah sempat tertinggal lebih dulu. Bayu meyakini performa Mitra Kukar akan lebih baik.

“Kami belum punya banyak waktu berlatih bersama dengan Sissoko dan Marclei. Latihan dan berkumpul bersama jadi satu-satunya cara untuk meningkatkan komunikasi. Mudah-mudahan bisa lebih baik,” kata Bayu.