Jafri Sastra Pertanyakan Gol Borneo FC

Jafri dan Joko Ribowo menyatakan Lerby sudah berada dalam posisi off-side.

Pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra kecewa dengan kepemimpinan wasit Abdul Rahman Salasa yang mengesahkan gol Lerby Eliandry, sehingga Borneo FC memetik kemenangan tipis 1-0 di Stadion Segiri, Selasa (11/7) sore WIB.

Kekalahan itu membuat Mitra Kukar gagal merusak rekor sempurna Borneo FC. Menurut Jafri, Lerby berada dalam posisi off-side ketika menerima umpan sontekan Ponaryo Astaman sebelum menjebol gawang Joko Ribowo pada menit ke-62.

Gol tersebut menuai protes dari kubu Mitra Kukar. Kendati demikian, wasit bergeming dengan keputusannya, dan tetap mengesahkan gol tersebut.

“Sebaiknya ditanyakan ke wasit, apakah pertandingan itu perlu dievaluasi? Sayang sekali derby Mahakam dirusak wasit. Kami sudah lihat siaran ulang, kami tidak akan protes kalau tidak off-side. Kami lihat posisi Lerby sudah paling depan. Mungkin Joko Ribowo lebih tahu,” cetus Jafri.

“Tapi inilah sepakbola. Apapun hasilnya, saya tetap memberikan apresiasi kepada pemain. Mereka sudah bekerja maksimal untuk memenangkan pertandingan. Sekarang kami harus fokus ke pertandingan selanjutnya melawan Persib Bandung.”

Hal senada diungkapkan Joko. Menurutnya, derby Mahakam ini seharusnya berjalan seru. Namun Joko menilai derby tersebut telah dirusak wasit.

“Posisi lerby setengah meter [di depan] Syaiful [Stopper Mitra Kukar], tapi apa boleh buat wasit tetap mengesahkan gol itu. Pertandingan ini dirusak wasit,” kata Joko.