Jafri Sastra Sebut Menang Atas Persita Tangerang Aneh

Di lain pihak, Fabio Oliveira beralasan kekalahan Persita lantaran banyak pemain utamanya yang cedera.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter

Semen Padang berhasil mencuri tiga poin usai menaklukkan tuan rumah Persita Tangerang, skor 4-2, di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Sabtu (7/6). Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, tim Kabau Sirah berhasil membalikkan keadaan menjadi 4-2 di menit-menit akhir babak kedua.

Sontak, kemenangan ini disambut gembira pelatih Semen Padang, Jafri Sastra. Hanya saja, Jafri menyebut pertandingan hari ini berjalan luar biasa aneh.

"Di babak pertama Persita berhasil unggul karena kami lemah dalam mengatasi direct ball mereka. Di babak kedua kami mencoba mengubah strategi dengan menggempur habis pertahanan lawan dan hasilnya kami yang menang," kata Jafri, usai laga.

Lebih lanjut Jafri mengatakan babak kedua adalah momen menentukan dalam sepakbola. "Menang atau kalahnya dalam pertandingan sepakbola ditentukan di babak kedua. Atas kemenangan ini saya ucapkan selamat kepada pemain Semen Padang yang telah berjuang dengan gigih," tuturnya.

Di lain pihak, Fabio beralasan kekalahan timnya karena bermain bukan dengan tim utama. "Kami ditinggalkan banyak pemain utama karena cedera seperti Leo Saputra, Maman dan Ledi Utomo. Dua pemain lain yg cedera adalah Satrio Syam dan Jalwandi Jamal yang kami paksakan bermain hari ini," kata Fabio.

Banyaknya pemain utama yang cedera membuat Fabio harus menurunkan skuat U-21 yang masih minim pengalaman. "Di babak pertama seharusnya kami bisa mencetak lebih dari dua gol. Di babak kedua, Semen Padang mengubah taktik permainan dan membuat sebagian pemain tertekan," ujar Fabio.

Secara lebih terperinci, pelatih asal Brasil itu mengatakan timnya pun tidak familiar dengan kondisi lapangan di Stadion Singaperbangsa.

"Kami tidak pernah latihan di lapangan ini. Sehingga siapapun lawan kami di sini, situasi akan menjadi berimbang karena sama-sama tidak mengenal kondisi lapangan. Tapi saya tidak ingin menjadikan hal itu sebagai alasan dari kekalahan ini," ujar mantan asisten pelatih timnas Indonesia ini.(gk-64)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.