Jamu Persik Kediri, Sayap Sriwijaya FC Rapuh

Ketiga pemain yang absen ini membuat Subangkit kesulitan untuk mengantisipasi winger Persik.

LIPUTAN MUHAMMAD IQBAL DARI PALEMBANG

Pelatih Sriwijaya FC Subangkit berharap agar tiga pemain pilar Laskar Wong Kito sudah bisa pulih saat menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rabu (21/5), dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014.

Ketiga pemain yang terancam absen tersebut adalah Erol Iba, Syakir Sulaiman dan Siswanto akibat cedera. Erol menjadi pemain yang lebih dulu cedera di bagian kaki kanan saat menghadapi Barito Putera di laga pamungkas putaran pertama ISL. Sementara Siswanto cedera otot betis sebelah kiri saat menjalani latihan, serta Syakir ketika menjalani seleksi timnas U-23.

“Saat ini ketiganya memang dalam keadaan cedera, tapi sudah mulai ikut latihan. Kita akan lihat perkembangannya dalam tiga hari ini. Mudah-mudahan saja mereka dapat kita mainkan,” kata Subangkit.

Kondisi ini cukup membuat Subangkit khawatir. Pasalnya tiga pemain ini merupakan kunci kekuatan Sriwijaya FC yang banyak bergerak dari sisi lapangan. Sementara, Subangkit menaruh perhatian khusus kepada sayap Persik seperti Qishil G Minny dan Faris Aditama yang punya kecepatan.

Ditambah lagi dengan minimnya pemain belakang paska hilangnya Vali Khorsandipish, dan Jecky Arisandi yang saat ini sedang demam. Subangkit praktis hanya bisa mengandalkan Firdaus Ramadhan, Abdoulaye Maiga, Hamzah dan Sumardi tanpa ada pelapis lainnya di benteng pertahanan.

Sementara itu, Siswanto mengatakan, saat ini kondisinya sudah mulai membaik, dan berharap bisa turun lawan Persik.

“Alhamdulillah mulai membaik. Kalau dapat kepercayaan dari pelatih, saya siap main, saya sudah gatal mau main,” kata Siswanto.

Mengenai kekuatan lawan, mantan penggawa Gresik United ini mengungkapkan, Persik punya materi pemain yang merata, dan ada satu hal yang perlu diwaspadai dari tim Macan Putih, yakni serangan balik. Namun Siswanto punya keyakinan, jika SFC mampu meladeni permainan Persik.

“Untuk membalas dendam atas kekalahan kemarin, kuncinya kami harus bermain enjoy, semangat, disiplin, dan punya motivasi tinggi. Apalagi main di kandang sendiri,” pungkas Siswanto. (gk-55)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.