Jaya Hartono Siap Terima Risiko Pemecatan

Jaya memasrahkan karir kepelatihannya di Persiba kepada manajemen klub usai kekalahan dari Persela.

LIPUTAN ABRAHAM JOHAN DARI BALIKPAPAN
Pelatih Persiba Balikpapan Jaya Hartono mengaku sudah siap jika manajemen klub memecat dirinya menyusul kekalahan 2-0 dari Persela Lamongan di Stadion Parikesit kemarin dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014.

Sebelum duel kontra Persepam, manajemen klub telah mengultimatum Jaya terkait posisinya sebagai pelatih. Manajemen menginginkan Beruang Madu meraih kemenangan. Hasil imbang, apalagi kalah, tidak bisa ditoleransi.

“Saya serahkan semuanya kepada pengurus, semuanya terserah pengurus. Apa pun keputusan pengurus, saya siap [dipecat]. Semua saya kembalikan ke pengurus,” kata Jaya.

Jaya menyadari, kekalahan yang dialami Fernando Soler dkk membuat Persiba semakin terperosok di zona degradasi.

“Saya jalani apa pun keputusannya. Saya tahu kekalahan ini sungguh merupakan kekalahan yang menyakitkan,” imbuhnya.

Sementara sejumlah fans Persiba mengiginkan agar pengurus Persiba segera memecat pelatih kelahiran Medan itu.

“Untuk apa dipertahankan, pecat saja. Permainan Persiba sejak ditangani Jaya Hartono biasa-biasa saja,” cetus Fitriansyah, salah satu fans Persiba.

“Kalah di kandang, seperti kiamat bagi Persiba, karena akan semakin berbahaya bagi posisi Persiba. Serahkan saja ke Liestiadi, asistennya.”

Kegagalan mendulang angka penuh membuat Persiba tak beranjak dari peringkat sepuluh klasemen wilayah timur, atau masuk zona degradasi. Dari tujuh laga yang dijalani, Persiba baru mengemas enam poin.

Di putaran pertama ISL 2014, Persiba menyisakan tiga pertandingan lagi, masing-masing dua tandang, dan satu kandang. (gk-54)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.