Jecky Arisandi Berharap Dipanggil Sriwijaya FC

Jecky sudah tidak sabar ingin merasakan atmosfer pertarungan di atas lapangan hijau.

Bek Sriwijaya FC Jecky Arisandi berharap dipanggil manajemen untuk memperkuat Laskar Wong Kito menjalani pertandingan ekshibisi melawan Star Ball Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada 27 Juni.

Jecky mengaku sudah merasa jenuh tidak menjalani pertandingan akibat Indonesia Super League (ISL) 2015 dinyatakan berakhir. Jecky mengaku sudah tak sabar ingin kembali merasakan pertarungan di atas lapangan hijau. Apalagi laga nanti akan menghadiri Michel Salgado dan Diego Costa.

“Saya tidak sabar lagi. Bukan hanya menunggu mereka datang, tapi tidak sabar juga merasakan atmosfer pertandingan,” kata Jecky kepada Goal Indonesia.

“Kalau pertandingan benar-benar jadi, bagus untuk memacu semangat, dan motivasi kita juga. Apalagi mendatangkan pemain kelas dunia. Saya dengar dari media ada legenda-legenda timnas [Indonesia] juga yang main.”

“Kalau dipercaya main, saya bakal main sebaik mungkin. Tapi sampai sekarang belum dihubungi manajemen, mungkin kalau sudah dekat acaranya baru dikabari.”

Jecky menambahkan, bertarung melawan pemain bintang kelas dunia dan para legendaris timnas Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri.

“Suatu kebanggaan kalau diikutkan dalam acara tersebut. Bisa belajar dari mereka yang legenda-legenda, maupun bintang tamu dari luar negeri itu,” imbuhnya.

Manajemen hingga kini belum menentukan pelatih dan pemain yang bakal membela Sriwijaya FC. Sekretaris tim Achmad Haris mengungkapkan, baru dua nama pelatih yang punya kans, yakni Benny Dolo dan pelatih tim Pra PON, Rudy Keltjes.

“Bisa Om Benny atau Om Rudy. Tapi nanti akan kita lihat dulu, seperti apa materi pemainnya. Bisa saja Om Benny, karena dia pelatih yang termasuk punya pengalaman bagus dalam memadukan pemain yang baru dibentuk, saya rasa seperti itu,” kata Haris.

“Yang jelas, soal pelatih dan pemain akan kita koordinasikan dulu dengan manajer tim [Robert Heri]. Mungkin dalam dua hari atau tiga hari ke depan sudah kita tentukan. Pastinya lima hari sebelum pertandingan tim sudah kita siapkan. Karena kita memang harus koordinasi dulu dengan manajer tim.” (gk-55)